Perilaku Komunikasi Masyarakat Mandar dalam Tradisis Mappassau di Desa Pussui Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar
Perilaku Komunikasi Masyarakat Mandar dalam Tradisis Mappassau di Desa Pussui Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar
No Thumbnail Available
Date
2026-05-24
Authors
Nur Wahida
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Nama
NIM
Program Studi
Judul
: NUR WAHIDA
: 30356120063
: Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)
:
Perilaku Komunikasi Masyarakat Mandar dalam Tradisis
Mappassau di Desa Pussui Kecamatan Luyo Kabupaten
Polewali Mandar
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana
perilaku komunikasi masyarakat dalam tradisi Mappassau di desa Pussui
Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar, (2) Bagaimana Masyarakat Desa
Pussui Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar dalam memaknai tradisi
Mappassau.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna
berdasarkan data lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan
observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membuat
daftar kategori yang relevan dengan tujuan penelitian berdasarkan data yang
dikumpulkan, peneliti memberikan label pada kategori-kategori tersebut
kemudian memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan lalu
disimpulkan.
Hasil pengamatan dari perilaku komunikasi masyarakat mandar dalam tradisi
mappassau di Desa Pussui Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar terdapat
beberapa perilaku. (1) Perilaku masyarakat terhadap kesesuain tradisi mappassau
dengan nilai agama berdasarkan konsep pikiran (mind), (2) Mappassau sebagai
tradisi turun-temurun yang sakral dalam masyarakat berdasarkan konsep diri
(self), (3) Nilai sosial tradisi Mappassau sebagai media mempererat hubungan
masyarakat berdasarkan konsep sosial (society). Temuan ini sebagai hasil dari
interaksi sosial, tindakan, dan ritual secara turun-temurun. Melalului komunikasi
antar pelaku sosial, simbol-simbol dalam tradisi seperti benda, ucapan, atau
prosesi adat di maknai dan dijalankan berdasarkan kesepakatan bersama.
Secara teoritis, tradisi mappassau mencerminkan konsep society sebagai
jejaring hubungan sosial yang di bangun melalui interaksi sosial antar individu
dalam masyrakat. Tradisi ini menjadi media pertukaran makna, nilai, dan peran
sosial sesui teori interaksi simbolik. Secara praktis, mappassau berfungsi
mempererat hubungan sosial, menjaga solidaritas, dan mewariskan nilai budaya,
sehingga tradisi ini tetap hidup sebagai bagian penting dari identitas dan
keharmonisan masyaraka.
Kata kunci: Perilaku komunikasi, masyarakat, tradisi Mappassau