PERAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERKUAT PARTISIPASI MASYARAKAT PADA RITUAL ADAT MA’GORA DI DESA TABOLANG KECAMATAN TOPOYO KABUPATEN MAMUJU TENGAH
PERAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERKUAT PARTISIPASI MASYARAKAT PADA RITUAL ADAT MA’GORA DI DESA TABOLANG KECAMATAN TOPOYO KABUPATEN MAMUJU TENGAH
No Thumbnail Available
Date
2025-02-20
Authors
Rindiani
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
Penelitian ini menemukan tiga temuan utama tentang tradisi ma’gora di
Desa Topoyo. Pertama Pontai sebagai pemimpin adat dipilih berdasarkan garis
keturunan, pengalaman, dan spiritualitas, memastikan tradisi tetap autentik. Kedua
Prosesi magane dipimpin oleh pontai dengan do’a dan komunikasi non-verbal
yang sarat makna simbolik. Ketiga Solidaritas komunitas terjalin melalui gotong
royong, menjaga harmoni sosial. Peran sentral pontai menunjukkan bagaimana
tradisi ini memperkuat identitas budaya dan hubungan sosial masyarakat.
Metode kualitatif yang bertujuan memahami masalah sosial melalui
pendekatan deskriptif dan naturalistik, tanpa melibatkan analisis statistik atau
matematis. Penelitian dilakukan di Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo,
Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Lokasi ini dipilih karena tradisi
ma’gora yang khas dan tetap lestari di tengah tantangan perubahan zaman. Fokus
penelitian adalah menggali peran tokoh adat dalam mempertahankan tradisi ini,
memperkuat partisipasi masyarakat, serta memaknai simbol-simbol budaya yang
menjaga warisan leluhur
Diharapkan penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam
tentang peran pontai dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian tradisi ma'gora,
serta kontribusi simbolisme dalam memperkuat kesadaran kolektif komunitas,
menjadi panduan praktis bagi pelestarian budaya dan meningkatkan kesadaran
tentang nilai-nilai tradisi.