Strategi Santri Mengatasi Kecemasan dalam Proses Menghafal Al-Qur’an (Studi Living Qur’an di Rumah Tahfiz Miftahul Jannah Desa Galung Tuluk)

dc.contributor.author Rahmat
dc.date.accessioned 2026-06-04T03:39:36Z
dc.date.available 2026-06-04T03:39:36Z
dc.date.issued 2026-06-04
dc.description.abstract Nama : Rahmat NIM : 30156121039 Program Studi: Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Judul : Strategi Santri Mengatasi Kecemasan dalam Proses Menghafal Al-Qur’an (Studi Living Qur’an di Rumah Tahfiz Miftahul Jannah Desa Galung Tuluk) Proses menghafal Al-Qur’an tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif, tetapi juga melibatkan kondisi psikologis santri. Dalam praktik tahfiz, santri sering mengalami kecemasan, seperti takut salah saat setoran, tekanan ketika murajaah hafalan yang belum kuat, serta kegelisahan akibat tuntutan menjaga konsistensi hafalan. Kondisi ini mendorong santri untuk memaknai Al- Qur’an tidak sekadar sebagai teks hafalan, tetapi juga sebagai sumber ketenangan dan penguatan batin. Fenomena tersebut menarik untuk dikaji guna memahami bentuk kecemasan santri, strategi yang digunakan untuk mengatasinya, serta bagaimana praktik Living Qur’an tercermin dalam penghayatan dan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an selama proses menghafal di Rumah Tahfiz Miftahul Jannah Desa Galung Tuluk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri dari santri dan pembina tahfiz di Rumah Tahfiz Miftahul Jannah Desa Galung Tuluk. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri mengalami berbagai bentuk kecemasan, seperti rasa takut salah dan gugup saat setoran hafalan, kecemasan ketika murajaah hafalan lama yang mulai melemah, serta tekanan akibat keterbatasan waktu antara sekolah dan tahfiz. Untuk mengatasi kecemasan tersebut, santri menerapkan sejumlah strategi, antara lain memperbanyak murajaah, membaca zikir, memilih ayat-ayat tertentu sebagai sumber ketenangan dan motivasi, serta menanamkan sikap sabar, istiqamah, dan tawakal. Strategi- strategi ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya berupaya secara teknis, tetapi juga melibatkan dimensi spiritual dalam menghadapi tekanan emosional. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai teks hafalan, tetapi dihayati sebagai sumber ketenangan dan penguatan mental santri. Internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an melalui murajaah, zikir, dan pemaknaan ayat berperan dalam membentuk ketahanan psikologis santri, sehingga dapat menjadi rujukan bagi lembaga tahfiz dalam mengembangkan pembinaan yang seimbang antara aspek hafalan dan kondisi psikologis santri. Kata kunci : Kecemasan, Tahfiz Al-Qur’an, Living Qur’an, Strategi Menghafal
dc.identifier.uri https://repository.stainmajene.ac.id/handle/123456789/1512
dc.publisher Repository STAIN MAJENE
dc.title Strategi Santri Mengatasi Kecemasan dalam Proses Menghafal Al-Qur’an (Studi Living Qur’an di Rumah Tahfiz Miftahul Jannah Desa Galung Tuluk)
dc.type Undergraduate Thesis
dspace.entity.type
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
Name:
Rahmat_30156121039_IAT - Rahmat Rahmat.pdf
Size:
913.59 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: