Pembelajaran Kitab Kuning Pada Pengajian Rumah Di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa
Pembelajaran Kitab Kuning Pada Pengajian Rumah Di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa
No Thumbnail Available
Date
2026-02-25
Authors
Muhammad Fahri Arba
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : Muhammad Fahri Arba
NIM : 10156118049
Prodi : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Judul : Pembelajaran Kitab Kuning Pada Pengajian Rumah Di
Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi
sistem pembelajaran kitab kuning pada pengajian rumah di Desa
Pambusuang Kecamatan Balanipa, dan untuk mengetahui proses
pelaksanaan pembelajaran kitab kuning pada pengajian rumah di Desa
Pambusuang Kecamatan Balanipa. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang tak
memakai perhitungan dan tidak dianalisis secara kuantitatif, dengan
menggunakan pendekatan paedagogik dan pendekatan sosial. Teknik
pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data kemudian
ditarik kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh, diperolah hasil: bahwa
sistem pembelajaran kitab kuning di pengajian rumah Desa Pambusuang
telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam melestarikan tradisi dan
nilai-nilai keislaman. Dalam konteks historis dan budaya Islam di Indonesia,
desa Pambusuang, yang mungkin memiliki sejarah panjang dalam
keislaman, mungkin memelihara tradisi pengajaran kitab kuning ini dari
generasi ke generasi. Dalam konteks kurikulum, pengajaran Kitab Kuning
biasanya mencakup berbagai topik seperti tafsir (penafsiran Al-Quran),
hadis (tradisi Nabi Muhammad), fiqh (hukum Islam), aqidah (keyakinan
Islam), dan tasawuf (mistisisme Islam). Pengajaran ini sering kali dilakukan
secara bertahap, dimulai dari tingkat dasar hingga tingkat yang lebih tinggi
sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan waktu para pelajar. Selain itu,
Metode pengajaran dalam pengajian rumah di Desa Pambusuang mungkin
beragam tergantung pada tradisi lokal dan preferensi annangguru. Metode
yang umum digunakan adalah metode sorogan, bandongan, tanya jawab,
dan diskusi. Berbicara tentang Peran Annangguru dalam pengajaran kitab
kuning sangatlah penting. Annangguru tidak hanya berperan sebagai
instruktur tetapi juga tokoh. Meskipun demikian, perlu adanya upaya
pengembangan dan peningkatan akses terhadap sumber daya untuk menjaga
keberlangsungan sistem pembelajaran ini, terutama dalam menghadapi
tantangan dan perubahan zaman.
Kata Kunci: Pembelajaran, Kitab Kuning, Pengajian Rumah.