Konsep Gad}d} al-Bas}ar dalam al-Qur’an Aplikasi Metode Tafsir Esoeklektik

No Thumbnail Available
Date
2026-02-25
Authors
Wardania
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK Nama : Wardania NIM : 30156120018 Program Studi : Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Judul : Konsep Gad}d} al-Bas}ar dalam al-Qur’an Aplikasi Metode Tafsir Esoeklektik Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep Gad}d} al-Bas}ar dalam al- Qur’an dengan mengaplikasikan metode tafsir esoeklektik. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa, pandangan mata bisa menjadi awal dari tindakan yang tidak diinginkan, yang kemudian dapat mempengaruhi pikiran dan diakhiri dengan perbuatan dan tindakan. Menundukkan pandangan merupakan bentuk pengendalian diri yang berperan penting dalam menjaga moral dan akhlak. Namun pengaruh lingkungan dan kemajuan media digital membuat penerapannya semakin sulit dilakukan karena kurangnya kesadaran yang menyebabkan lemahnya kontrol diri yang dapat memengaruhi perilaku sehari-hari. sehingga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap perilaku individu. Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga pandangan dan bagaimana hal tersebut bisa mencegah tindakan yang merugikan. Untuk menjawab permasalahan di atas, penulis menggunakan metode tafsir esoeklektik yang berfokus pada pola penulisan tematik terhadap konsep Gad}d} al-Bas}ar dalam al-Qur’an. Penulis yakin bahwa metode ini dapat mengungkap makna ayat-ayat al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), dimana seluruh data diperoleh dari sumber- sumber tertulis seperti al-Qur’an, kitab-kitab tafsir serta buku dan referensi lain yang relevan. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan dan penelusuran berbagai sumber kemudian dilanjutkan menelaah ayat-ayat al- Qur’an yang diperoleh dari literatur yang terkait dengan permasalahan dalam penelitian ini yakni konsep Gad}d} al-Bas}ar dalam al-Qur’an. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Gad}d} al-Bas}ar mengandung makna zahir dan ba>tin. Secara zahir atau eksoteris, dimaknai dengan menundukkan pandangan Sedangakan secara ba>tin atau esoteris adalah memusatkan hati dari hal-hal yang pantas, menjaga hati dari perkara duniawi, hal-hal ghoib dan mistis serta menghindarkan diri dari kesombongan hati agar terhindar dari rasa iri dan dengki. Menahan pandangan membantu seseorang agar terhindar dari penyimpangan seksual, godaan dan pikiran kotor. Sehingga hati menjadi lebih tenang dan bersih dari pikiran negatif atau syahwat yang bisa menodai keimanan. Peneliti berharap, penelitian ini dapat diambil rujukan bagi penelitian-penelitian yang berkaitan dengan penelitian tentang Gad}d} al-Bas}ar yang mengaplikasikan metode tafsir esoeklektik, untuk mengungkap makna zahir dan ba>tin dalam ayat- ayat al-Qur’an.
Description
Keywords
Citation