Nilai Dakwah Dalam Konten Ustaz Felix Siauw Tentang Anime One Piece di YouTube (Analisis Representasi Stuart Hall)

No Thumbnail Available
Date
2026-06-03
Authors
Zulkifli Rahim
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Nama : Zulkifli Rahim NIM : 30356122017 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul Skripsi : Nilai Dakwah Dalam Konten Ustaz Felix Siauw Tentang Anime One Piece di YouTube (Analisis Representasi Stuart Hall) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai dakwah direpresentasikan dalam konten Felix Siauw yang membahas One Piece di YouTube. Fokus kajian diarahkan pada pesan dakwah yang disampaikan serta proses pembentukan makna melalui narasi, simbol, dan penggambaran karakter serta alur cerita anime yang dikaitkan dengan realitas sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis representasi yang merujuk pada teori Stuart Hall. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berupa video, transkrip, dan tangkapan layar dari konten yang membahas One Piece, serta didukung oleh studi pustaka yang relevan. Analisis dilakukan dengan melihat proses pembentukan makna melalui model encoding–decoding untuk memahami bagaimana pesan dakwah dikonstruksi dan dimaknai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai dakwah direpresentasikan melalui pengaitan antara elemen cerita One Piece dengan nilai-nilai Islam. Karakter, konflik, dan alur cerita dimaknai sebagai simbol yang mewakili nilai keberanian, loyalitas, keadilan, kejujuran, dan pengorbanan. Dalam hal ini, nilai akhlak direpresentasikan sebagai makna utama melalui analogi perjuangan tokoh yang dikaitkan dengan kehidupan umat. Konsep amar makruf nahi munkar juga direpresentasikan dalam bentuk kritik sosial, seperti isu ketidakadilan kekuasaan, penyalahgunaan otoritas, serta hubungan antara masyarakat dan negara. Temuan ini menegaskan bahwa budaya populer dapat menjadi media yang strategis untuk menyampaikan pesan dakwah di era digital. Penggunaan karakter dan alur cerita anime membantu audiens, khususnya generasi muda, untuk lebih mudah memahami pesan yang disampaikan karena dekat dengan keseharian mereka. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat penggunaan teori representasi Stuart Hall dalam melihat bagaimana makna dibentuk dalam konten dakwah digital. Secara praktis, penggunaan narasi seperti One Piece dapat menjadi salah satu strategi dakwah yang lebih kontekstual dan relevan bagi generasi muda. Kata Kunci: Dakwah Digital, Representasi, Stuart Hall, One Piece, Konstruksi Makna, Kritik Sosial.
Description
Keywords
Citation