Representasi Emosi Sadar Diri Pada Remaja Dalam Film Animasi Inside Out 2 (Analisis Semiotika Roland Barthes)

dc.contributor.author Ardewi
dc.date.accessioned 2026-02-25T01:31:32Z
dc.date.available 2026-02-25T01:31:32Z
dc.date.issued 2026-02-25
dc.description.abstract ABSTRAK Nama : Ardewi Nim : 30356121001 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul : Representasi Emosi Sadar Diri Pada Remaja Dalam Film Animasi Inside Out 2 (Analisis Semiotika Roland Barthes) Penelitian ini berjudul “Representasi Emosi Sadar Diri pada Remaja dalam Film Animasi Inside Out 2: Analisis Semiotika Roland Barthes.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana film Inside Out 2 merepresentasikan emosi sadar diriyang meliputi rasa malu, rasa iri, dan rasa cemas sebagai bagian dari dinamika psikologis remaja serta relevansinya dengan nilai-nilai Islam. Film ini dipilih karena menghadirkan representasi kompleks tentang perkembangan emosional tokoh remaja melalui medium animasi yang sarat makna sosial dan moral. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes, yang menelaah makna denotatif, konotatif, dan mitos pada tanda- tanda visual dan verbal dalam adegan film. Data diperoleh melalui dokumentasi dan analisis terhadap adegan yang merepresentasikan tiga emosi sadar diri utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa malu berfungsi sebagai tekanan sosial sekaligus pembentuk moral, rasa iri muncul sebagai dorongan perbandingan sosial dan kebutuhan penerimaan, sedangkan rasa cemas menggambarkan kewaspadaan dan kekhawatiran terhadap kegagalan. Ketiga emosi tersebut saling berkaitan dan berperan sebagai emosi sosial yang memengaruhi pembentukan identitas, moral, serta interaksi sosial remaja. Selain itu, Inside Out 2 menaturalisasi mitos bahwa konflik batin remaja merupakan kondisi yang dianggap alami dan wajar, yang terbentuk oleh tekanan serta standar sosial yang dinormalisasi, sehingga dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pendewasaan. Dalam perspektif Islam, emosi sadar diri perlu diarahkan ke arah positif: rasa malu menjadi akhlak mulia yang menjaga martabat diri, rasa iri dapat ditransformasikan menjadi ghibthah (dorongan untuk memperoleh kebaikan yang sama tanpa merugikan orang lain), dan rasa cemas menjadi sarana introspeksi serta penguatan iman. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi dapat berperan sebagai sarana pembelajaran yang efektif untuk membantu remaja memahami dan mengelola perkembangan emosinya secara positif, sesuai dengan nilai-nilai Islam dan prinsip komunikasi yang baik. Kata Kunci: Emosi Sadar Diri, Semiotika Roland Barthes, Film Inside Out 2, Remaja, Komunikasi Islam.
dc.identifier.uri https://repository.stainmajene.ac.id/handle/123456789/1314
dc.publisher Repository STAIN MAJENE
dc.title Representasi Emosi Sadar Diri Pada Remaja Dalam Film Animasi Inside Out 2 (Analisis Semiotika Roland Barthes)
dc.type Undergraduate Thesis
dspace.entity.type
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
Name:
ARDEWI-30356121001-KPI. - Ardewi.pdf
Size:
2.71 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description: