Ekologi dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tah}li>li> QS. al- Baqarah/2:30)
Ekologi dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tah}li>li> QS. al- Baqarah/2:30)
No Thumbnail Available
Date
2026-06-04
Authors
Lisda
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Nama : Lisda
NIM : 30156119013
Program Studi : Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Judul : Ekologi dalam Perspektif Al-Qur’an (Kajian Tah}li>li> QS. al-
Baqarah/2:30)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran QS. Al-Baqarah /2:30
terkait masalah ekologi. Penelitian ini dilatarbelankangi masalah krisis ekologi
yang semakin meningkat sehingga berdampak pada kerusakan alam dan becana
alam yang terjadi akibat krisis ekologi yang semakin parah. Sehingga krisis
ekologi menjadi isu global yang banyak diperbincangkan. Permasalahn yang dikaji
dalam penelitian ini ada dua yaitu pemaknaan ayat tentang ekologi dan
imlikasinya pada QS. al-Baqarah/2:30. Dengan tujuan agar bisa mengetahui makna
dan implikakasi ekologi pada QS, al-Baqarah.
Untuk menjawab permasalahan di atas, penulis menggunakan metode
tah}li>li> atau analisis yang dianggap relevan untuk mengetahui pemaknaan dan
implikasi terhadap QS.al-Baqarah. Penelitian ini termasuk dalam penelitian
kualitatif yang sifatnya kepustakaan (library research). Pengumpulan data pada
penelitian ini merujuk pada data primer dan data sekunder yang diperoleh dari al-
Qur’an dan kitab-kitab tafsir, buku-buku, jurnal dan artikel yang terkait dengan
pembahasan yang dikaji.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa makna ekologi pada QS.al-
Baqarah/2:30 terdapat kata al-ard} yang bermakna lingkungan planet bumi yang
ditempati seluruh makhluk hidup terutama manusia. Pada konsep khali>fah fil ard}
dalam islam memiliki keterkaitan yang sangat erat pada enam prinsip Qur’an yaitu
tauhid, tanda-tanda ayat tuhan, khali<>fah di bumi, keadilan dan mi>za>n. Sehingga
dari enam prinsip ini dapat dijadikan landasan normatif dalam mencegah krisis
lingkungan. Dalam mengimplikasikan ekologi yaitu manusia sebagai khali>fah dan
mengelola lingkungan dengan menjaga kelestarian dengan tidak merusak alam.
Manusia tidak hanya berperan sebagai khali>fah akan tetapi sebagai pengemban
amanah dengan melalui pendidikan ekologi berbasis Islam serta perlunya
kesadaran ekologi.
Dalam penelitian ini, merupakan upaya dalam meningkatkan kesadaran
bahwa manusia yang tidak lepas dari unsur Tuhan, sehingga terciptanya hubugan
yang harmonis, baik itu hubungan manusia terhadap Allah swt, hubungan manusia
dengan sesamanya serta mahkluk lainnnya dan hubungan manusia dengan
lingkungan. Agar manusia lebih mengetahui akan kedudukan dan fungsinya
sebagai hamba dan khali>fah dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dalam
mengelola lingkungan yang berkelanjutan. Penulis berharap penelitian ini bisa
menjadi rujukan bagi peneliti berikutnya terkait masalah ekologi.
Kata kunci: ekologi, tah}li>li>, khalifah, al-Baqarah