UPAYA GURU PAI PADA PROSES PEMBELAJARAN DALAM MENANAMKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 MAJENE
UPAYA GURU PAI PADA PROSES PEMBELAJARAN DALAM MENANAMKAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 MAJENE
No Thumbnail Available
Date
2025-02-21
Authors
AHMAD FAZLI
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
Fokus Kajian dalam penelitian ini adalah: (1) Upaya guru PAI pada proses
pembelajaran dalam menanamkan sikap toleransi beragama di SMP Negeri 2
Majene, (2) Faktor penghambat yang dihadapi pada saat proses pembelajaran
dalam menanamkan sikap toleransi beragama.
Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam
penelitian ini peneliti mengamati suatu objek penelitian ini dan kemudian
menjelaskan apa yang diamatinya. Dalam pencarian data, penulis menggunakan
metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui strategi apa yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam
dalam menanamkan sikap toleransi beragama dalam kelas tersebut dan
mengetahui sikap toleransi beragama seperti apa ditanamkan pada peserta didik
disekolah SMP Negeri 2 Majene.
Berdasarkan hasil penelitian yang ada, dapat yang ada, dapat disimpulkan
bahwa Upaya internalisasi nilai-nilai inklusivisme, proses mengintegrasikan nilai
nilai inklusivisme ke dalam pikiran, perilaku dan budaya individu atau organisasi,
nilai-nilai inklusivisme mencakup nilai dasar, nilai sosial, nilai pribadi, nilai
organisasional, 2) Upaya pembiasaan merupakan proses pembentukan sikap atau
kepribadian yang relatif menetap dan sifatnya berulang-ulang atau konsisten
dalam kebiasaan berprilaku. Proses pembiasaan berawal dari peniruan,
selanjutnya pembiasaan guru atau peserta didik akan terbiasa apabila sudah
menjadi kebiasaan yang tertanam dan kelak akan sulit berubah jika sudah menetap
dalam kehidupan, 3) keteladanan merupakan perilaku atau tindakan yang menjadi
contoh baik bagi peserta didik, karena sebagai seorang guru atau pendidik di
sekolah harus menjadi contoh yang baik dalam melaksanakan serta
mengimplementasikan sikap toleransi beragama yang dilakukan dalam
pembelajaran maupun di lingkungan sekolah.
Faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan toleransi beragama
terbentuk pada peserta didik SMP Negeri 2 Majene terdapat beberapa faktor.
Faktor pendukungnya yaitu: 1) Adanya dukugan dari pihak sekolah, 2) Peserta
didik tetap bisa saling tolong menolong dalam hal pembelajaran. Jadi faktor
pendukung inilah yang menjadi penunjang pelaksanaan penanaman sikap toleransi
beragama. Faktor penghambatnya yaitu; 1) faktor beda keyakinan yang
mengakibatkan takut untuk terlalu menjelaskan materi PAI, yang dimana
dikhawatirkan peserta didik yang non muslim tersebut tersinggung.