Dakwah Fardiyah Penghulu Agama Islam Dalam Memediasi Konflik Rumah Tangga (Studi Kasus KUA Kecamatan Pamboang)

No Thumbnail Available
Date
2026-06-09
Authors
Hengky
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang dakwah fardiyah yang dilakukan oleh penghulu agama Islam dalam memediasi konflik rumah tangga di (KUA) Kecamatan Pamboang. Fokus utama penelitian ini meliputi kompetensi penghulu sebagai mediator, pelaksanaan dakwah fardiyah, dalam proses mediasi, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya. Tujuan penelitian ini penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan dakwah fardiyah dalam proses mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi struktur, dan dokumentasi terhadap informan yang relevan, yaitu penghulu dan pasangan yang pernah dimediasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi penghulu dalam memediasi konflik rumah tangga mencakup tiga kompetensi yaitu kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural, (2) Dalam konteks mediasi, dakwah fardiyah melalui 6 fase yaitu Ta’aruf (perkenalan), Ta’aluf (saling menyayangi), Al Tafahum (saling pengertian), Pengamatan dan pemeliharaan, Ta’awun dan tanashur tolong menolong dan bantu membantu) serta Pengamatan terhadap keimanan Mad’u. (3) faktor pendukung dalam penerapan dakwah fardiyah meliputi kemampuan dan kredibilitas penghulu, serta adanya kesadaran pasangan untuk mempertahankan rumah tangga. Sementara itu, faktor penghambat utama adalah rendahnya komitmen untuk rujuk, kedatangan pasangan yang hanya bersifat administratif sebelum perceraian, serta kuatnya konflik emosional yang telah berlangsung lama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah fardiyah memiliki potensi strategis sebagai metode mediasi konflik rumah tangga berdasarkan nilai- nilai keagamaan dan komunikasi antarpribadi. Secara teoritis temuan ini memperkaya Khazanah ilmu dakwah, khususnya pada ranah dakwah antarpribadi dalam konteks resolusi konflik keluarga. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penguatan kapasitas penghulu melalui pelatihan mediasi, peningkatan keterampilan komunikasi, serta pengembangan pendekatan mediasi berbasis dakwah agar proses penanganan konflik rumah tangga di KUA dapat berlangsung lebih efektif, prefentif, dan berkelanjutan. Kata kunci: Dakwah Fardiyah, Penghulu, Mediasi, Konflik Rumah Tangga, KUA Kecamatan Pamboang.
Description
Keywords
Citation