Takwil atas Ayat-ayat Tajsīm menurut Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah (Studi Komparatif)

dc.contributor.author Rizaldi Z
dc.date.accessioned 2025-10-14T01:25:46Z
dc.date.available 2025-10-14T01:25:46Z
dc.date.issued 2025-10-14
dc.description.abstract Penelitian ini membahas mengenai takwil atas ayat-ayat tajsīm menurut Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah, dengan menggunakan studi penelitian komparatif. Penakwilan terhadap ayat-ayat tajsīm masih menuai kontroversi dikalangan umat islam sejak masa klasik hingga saat ini. Dua tokoh yang menjadi fokus penelitian ini, Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah, memiliki pandangan yang berbeda: Imam al-Qurṭubī cenderung menerima penakwilan terhadap ayat tajsīm sedangkan Ibnu Taimiyah menolaknya. Penelitian ini memakai jenis penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan atau (library research). Pendekatan yang dipakai ialah pendekatan analisis isi atau analisis konten (content analysis) karena menganalisis isi dalam karya kedua tokoh yang dikaji secara mendalam. Adapun metode penelitian tafsir yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparatif (muqaran). Hasil dari penelitian ini latar belakang kehidupan Imam al-Qurṭubī yang memiliki keterkaitan dengan pandangannya terhadap takwil atas ayat-ayat tajsīm adalah, bahwa ia hidup pada ranah keemasan keilmuan islam. Diberikan fasilitas berbagai buku-buku, baik bidang keilmuan islam maupun bidang keilmuan umum, seperti Teologi, Astronomi, Filologi, Geografi, Fisika, Kimia, Sejarah, serta Filsafat. Sedangkan Ibnu Taimiyah hidup di masa yang banyak penyimpangan dalam penggunaan metodologi takwil, akhirnya ia melakukan pembaruan pemahaman terhadap al-Qur’an berdasarkan pemahaman salaf saja. Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah sama-sama melakukan takwil atas ayat-ayat tajsīm, Imam al-Qurṭubī mentakwil dengan pendekatan riwayat dan bahasa sedangkan Ibnu Taimiyah hanya menggunakan pendekatan riwayat, dan ia tidak menyebutnya sebagai takwil. Ibnu Taimiyah lebih cenderung untuk menetapkan ayat-ayat tersebut. Relevansi topik ini dengan era modern adalah mengandung nilai-nilai moderasi beragama, mengikuti pendapat pakar dan menghargai perbedaan. Implikasi dari penelitian memberikan penggambaran mengenai bagaimana pandangan dari Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah atas ayat-ayat tajsīm serta landasan pemikirannya. Selain itu, penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai latar belakang sosial serta pemikiran dari Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah. Penelitian ini juga diharapkan menjadi referensi tambahan bagi kajian ʻulūm al-Qur’an dan tafsir di masa mendatang, terutama tentang takwil atas ayat-ayat tajsīm, Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah. Kata Kunci: Takwil, Ayat-ayat Tajsīm, Imam al-Qurṭubī, Ibnu Taimiyah
dc.identifier.uri https://repository.stainmajene.ac.id/handle/123456789/1107
dc.publisher Repository STAIN Majene
dc.title Takwil atas Ayat-ayat Tajsīm menurut Imam al-Qurṭubī dan Ibnu Taimiyah (Studi Komparatif)
dc.type Undergraduate Thesis
dspace.entity.type
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
Name:
Rizaldi Z_30156120012_IAT - Rizal Channel (2).pdf
Size:
2.06 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description: