METODE ANNANGGURU PANGAJI SAHARA DALAM MENGAJARKAN ANAK MEMBACA AL-QUR’AN DI LINGKUNGAN PA’LEO KECAMATAN BANGGAE KABUPATEN MAJENE

No Thumbnail Available
Date
2024-06-12
Authors
NURSAFIRA S
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK Nama : Nursafira S Nim : 10156119202 Program Studi : Pendidikan Agama Islam Judul : Metode Annangguru Pangaji Sahara dalam Mengajarkan Anak Membaca Al-Qur’an di Lingkungan Pa’leo Kecamatan Banggae Kabupaten. Majene Penelitian ini membahas tentang metode Annangguru Pangaji dalam mengajarkan anak membaca al-Qur’an di Lingkungan Pa’leo Kec. Banggae Kab. Majene. Permasalahan ini di kaji untuk mengetahui metode Annangguru Pangaji dalam mengajarkan anak membaca al-Qur’an di Lingkungan Pa’leo Kec. Banggae Kab. Majene. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang penelitian ini adalah anak-anak mulai diperkenalkan dari awal dengan menggunakan metode iqra’ metode iqra’ ini sangat bagus dan juga anak- anak cepat mengetahui Huruf-Huruf hijaiyah dan cepat memahami. iqra terdiri dari enam jilid dimulai dari tingkatan sederhana, dalam jilid pertama lebih ditekankan pada pemantapan dan pengulangan huruf yang dipisah berdasarkan urutan abjadnya. Pada jilid kedua anak-anak diarahkan untuk dapat mengenal huruf-huruf bersambung terdiri dari dua sampai tiga huruf yang berbaris fathah, disamping itu anak-anak juga diingatkan untuk memperhatikan Panjang pendeknya. Pada jilid ketiga anak diperkenalkan dengan baris kasrah yang terdapat dalam kata bersambung yang telah memiliki makna dan mengambil potongan-potongan ayat al-Qur’an. Pada jilid keempat anak-anak diarahkan untuk mengenal tanwin, baik dhammah, fathah, kasrah, ataupun dengan huruf mati dan mad. Pada jilid kelima anak-anak diarahkan untuk dapat membaca potongan- potongan ayat al-Qur’an, terutama ayat-ayat pendek yang terdapat dalam juz amma serta tetap memperhatikan Panjang pendeknya, tanwin, dan tasydid. Adapun pada jilid keenam inilah yang mengantarkan anak-anak dengan al-Qur’an setelah menamatkan buku iqra’ jilid enam. Annangguru pangaji menerapkan metode iqra’ dengan mengenalkan dan menerangkan huruf-huruf hijaiyah serta hukum bacaannya dengan cara yang menyenangkan kepada anak-anak. Akan tetapi, dengan menggunakan metode iqra’ masih ada Sebagian anak-anak yang belum mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar.
Description
Keywords
Citation