Jampi-jampi Sebagai Media Pengobatan Masyarakat di Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene (Studi Living Qur’an)
Jampi-jampi Sebagai Media Pengobatan Masyarakat di Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene (Studi Living Qur’an)
No Thumbnail Available
Date
2026-02-25
Authors
Juniarti
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : Juniarti
NIM : 30156120031
Program Studi : Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Judul : Jampi-jampi Sebagai Media Pengobatan Masyarakat di Desa
Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene (Studi
Living Qur’an)
Skripsi ini berjudul ‚Jampi-jampi Sebagai Media Pengobatan Masyarakat
Desa Betteng Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene (Studi Living Qur’an).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mekanisme penggunaan ayat-ayat al-Qur’an
dalam praktik pengobatan jampi-jampi dan resepsi masyarakat terhadap penggunaan
ayat-ayat al-Qur’an dalam pengobatan jampi-jampi.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan living
Qur’an, yang berfokus pada penelitian lapangan. Adapun teori yang digunakan da-
lam penelitian ini yaitu teori resepsi eksegesis dan teori resepsi fungsional. Selain
itu, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data
sekunder. Kemudian teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara men-
dalam terhadap sando dan masyarakat, serta dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa mekanisme penggunaan ayat-ayat al-
Qur’an dalam pengobatan jampi-jampi yang dilakukan oleh sando, menggunakan
ayat-ayat al-Qur’an seperti al-Fa>tih}ah, al-Baqarah, al-Falaq, al-Na>s, al-Ikhla>s}, al-
Kaus|ar, Ya>si>n, dan Maryam serta memanfaatkan media seperti air, tumbuhan obat,
dan mantra dalam bahasa Mandar. Adapun resepsi masyarakat Desa Betteng ter-
hadap penggunaan ayat-ayat al-Qur’an sebagai pengobatan dikategorikan dalam dua
bentuk yaitu resepsi eksegesis dan resepsi fungsional. Resepsi eksegesis terlihat dari
pemahaman sando terhadap makna ayat-ayat yang digunakan, seperti sebagai doa
permohonan kesembuhan, pengusir makhluk gaib. Sementara itu, resepsi fungsional
terlihat melalui pemanfaatan ayat-ayat al-Qur’an secara langsung dalam praktik
pengobatan jampi-jampi, baik oleh sando sebagai pelaku pengobatan maupun oleh
pasien sebagai pihak yang menerima praktik tersebut.
Implikasi dari penelitian ini adalah bagi masyarakat dapat meningkatkan
kesadaran dan pemahaman mereka terhadap pentingnya peran ayat-ayat al-Qur’an
dalam praktik pengobatan tradisional.
Kata Kunci: Jampi-jampi, Ayat al-Qur’an, Pengobatan, Living Qur’an