HEDONISME DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN (SUATU KAJIAN TAH{LI<LI DALAM SURAH AL-TAKASUR)
HEDONISME DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN (SUATU KAJIAN TAH{LI<LI DALAM SURAH AL-TAKASUR)
No Thumbnail Available
Date
2025-03-13
Authors
BUNGA NIRWANA
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : Bunga Nirwana
NIM : 30156119003
Program Studi : Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Judul : Hedonisme dalam Pandangan Al-Qur’an (Suatu Kajian Tah}li>li dalam Surah Al-Takasur).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran QS. al-Takasur dengan menggunakan metode tafsir tah}li>li demi mendapatkan interpretasi mengenai hedonisme dan upaya pencegahan terhadap masalah tersebut. Hedonisme dapat mengakibatkan manusia melalaikan hal-hal yang penting, akibat terlalu sibuk dengan gaya hidup yang menuntut kemewahan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengkajian mengenai upaya pencegahan hedonisme dalam al-Qur’an khususnya pada surah al-Takasur.
Untuk menjawab permasalahan di atas, penulis menggunakan metode tafsir tah}li>li. Penulis berkeyakinan bahwa metode tersebut dapat dijadikan landasan untuk mengungkap makna ayat-ayat dalam al-Qur’an. Secara khusus penulis menerapkan metode tafsir tah}li>li yang berfokus pada pola penulisan analisis terhadap interpretasi QS. al-Takasur terhadap gaya hidup hedonisme, dengan menggunakan pendekatan teologis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif atau library research. Pengumpulan data pada penelitian ini merujuk pada kepustakaan, maka data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan mengadakan studi penelusuran literatur kemudian dilanjutkan dengan menelaah ayat-ayat al-Qur’an, kitab-kitab tafsir yang berhubungan dengan masalah yang dikaji.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hedonisme semakna dengan bermegah-megahan dalam surah al-Takasur. Berdasarkan makna taka>s\ur yakni bermegah-megahan, mengantarkan manusia pada perbuatan yang melalaikan dari tujuan hidup yang sebenarnya. Beberapa bentuk hedonisme yakni konsumtif, boros dan bermegah-megahan. Kemudian pada kandungan ayat kedua dalam surah ini, dipahami sebagai bentuk pencegahan terhadap gaya hidup hedonisme. Kemudian kenikmatan yang dimegah-megahkan akan dipertanggungjawabkan di kehidupan setelah kematian, demikian ancaman dari Allah swt. untuk para pelaku hedonis.
Penelitian tentang hedonisme dalam al-Qur’an khususnya pada surah al-Takasur. Gaya hidup yang marak terjadi di kalangan masyarakat, tetapi sering menggunakan asumsi negatif dan positif, sehingga perlunya kesadaran tersendiri dalam diri masing-masing orang. Dengan demikian, menghindari hal tersebut akan menambah keimanan kepada Allah swt., serta penelitian ini diharapkan mampu menjadi renungan bahwa kehidupan dunia hanya sementara, dan tidak ada yang bisa menolong dari siksa akhirat selain amal kebaikan.
Kata Kunci: hedonisme, tah}li>li, al-takasur