Dialektika Eksploitasi Alam Dan Mitigasi Bencana Dalam Perspektif Al-Qur’an
Dialektika Eksploitasi Alam Dan Mitigasi Bencana Dalam Perspektif Al-Qur’an
No Thumbnail Available
Date
2026-05-23
Authors
Suhra
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : Suhra
Nim
: 30156117021
Judul
:
Dialektika Eksploitasi Alam Dan Mitigasi Bencana Dalam
Perspektif Al-Qur’an
Latar belakang penelitian ini, berawal terjadinya kerusakan lingkungan
baik dari aspek internal maupun eksternal, diakibatkan keserakahan manusia
dalam menguras habis-habisan sumber daya alam, sebagai halnya yang disebutkan
dalam firmanya surah Ar-Rum [30]: 41, manusia dengan segala tindakan sudah
semakin menyeleweng dengan alam. Keserakahannya dalam memperbudak alam
dengan terus-menerus serta menghabiskan energi serta sumber daya alam yang
ada di dalamnya. Padahal Allah swt, telah memberikan sebuah peringatan keras di
dalam al-Qur‟an supaya manusia tidak melakukan pengrusakan di alam semesta
ini.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana eksploitasi
alam dan mitigasi bencana dalam perspektif al-Qur‟an ?”
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode maudhu‟i dan dalam
bentuk penelitian kepustakaan (library research), yakni penelitian yang dilakukan
dengan cara mengumpulkan buku-buku yang terkait dengan pembahasan.
Metode yang diterapkan dalam karya ini adalah metode maudhu‟i. Metode tafsir
maudhu‟i (tematik) adalah pendekatan yang memilih satu tema yang terdapat
dalam al-Qur‟an, lalu mengumpulkan ayat-ayat yang relevan dengan tema
tersebut. Kemudian, ayat-ayat yang bersifat umum dan berhubungan dengan yang
spesifik, serta yang muthlak dikombinasikan dengan muqayad, dan lainnya.
Karena sudah ada karya tulis yang membahas secara luas tentang eksploitasi alam
dengan mitigasi bencana.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dialektika eksploitasi alam
dengan mitigasi bencana merupakan satu kesatuan, dalam al-Qur‟an dikatakan
bahwa kedua hal ini saling berhubungan satu sama lain karena di dalam
mengeksploitasi secara berlebihan pasti terjadi yang namanya bencana jadi dalam
untuk mencegah tersebut diadakan yang namanya mitigasi.
Berdasarkan penelitian ini ditemukan eksploitasi alam dengan mitigasi
bencana pada hakikatnya berhubungan dengan manusia. Allah swt, menciptakan
manusia di muka bumi ini untuk menjadi khalifah untuk menjaga alam, akan
tetapi apa yang terjadi mereka melakukan eksploitasi berlebihan dan tidak
memperhatikan dampak yang akan terjadi, padahal manusia dituntun untuk
memelihara kelestarian alam bukan untuk merusaknya