Repository logo
  • Log In
    New user? Click here to register. Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • Browse Repo STAIN Majene
  • Log In
    New user? Click here to register. Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Aan Setiawan"

  • 0-9
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
Results Per Page
Sort Options
  • Item
    Character Building As An Academic Foundation Towards An Excellent Islamic Senior High School
    (Repository STAIN Majene, 2024-12-06) Aan Setiawan
    This study aims to analyze character building among students through intracurricular activities at Madrasah Aliyah Darud Da’wah Wal Irsyad (MA DDI) Baruga. The research focuses on the role of teachers in classroom learning, the teaching methods applied, and the strategies used to internalize character values within intracurricular activities. This research employs a qualitative approach, in which the researcher directly visited the field to conduct observations, interviews, and document analysis. The primary data sources are the principal and teachers who are directly involved in implementing intracurricular activities. Data were analyzed using the NVIVO application through several stages, namely open coding, axial coding, and visualization. The findings indicate that character building in intracurricular activities is manifested primarily in biology and mathematics classes through project-based learning models. The character values internalized include integrity, independence, cooperation, and religiosity. The process of internalization is not carried out rigidly or dogmatically but through dialogic learning that stimulates students’ moral and spiritual awareness. This approach aligns with the moral knowing dimension of Lickona’s character education theory, emphasizing cognitive understanding accompanied by reflection on values. It also resonates with the Mandar cultural value of malaqbiq, which upholds manners and honor as a noble social identity. Thus, the learning process at MA DDI Baruga serves not only as a medium for knowledge transfer but also as an effort to shape students’ character rooted in Islamic teachings, modern educational theory, and local wisdom.
  • Item
    Dewan Penguji Ujian Komprehensif
    (Repository STAIN Majene, 2022-10-17) Hamzah S. Fathani ; Muhammad Idris Hasanuddin ; Aan Setiawan
  • Item
    Enhancing Students' Self-Regulated Learning through Differentiated Instruction Based on Prior Knowledge
    (Repository STAIN Majene, 2024-12) Muhammad Idris Hasanuddin ; Zuhdiah ; Sukri Badaruddin ; Aan Setiawan ; Ummi Kalsum
    Differentiated instruction, which tailors learning experiences based on students’ readiness, interests, and prior knowledge, has been identified as an effective approach to fostering self-regulated learning. This study aims to analyze the impact of differentiated instruction based on prior knowledge on students' self-regulated learning, focusing on its benefits, challenges, and potential solutions for effective implementation. A systematic literature review was conducted using major academic databases, applying PRISMA guidelines for article selection. Thematic analysis was employed to identify key themes related to prior knowledge, differentiated instruction, and self-regulated learning. The findings indicate that differentiated instruction based on prior knowledge positively contributes to the development of students' self-regulated learning, metacognitive skills, self-efficacy, and intrinsic motivation. However, challenges such as limited teacher training, time constraints, and lack of institutional supporthinder its implementation. Various strategies, including professional learning communities (PLCs), dynamic assessment, and adaptive technology, have been proposed to address these issues. The study concludes that strengthening teacher training programs, fostering collaboration among educators, and leveraging technology are essential to optimizing the implementation of differentiated instruction based on prior knowledge. Future research should explore its application across different educational levels and subject areas to enhance its effectiveness in diverse learning contexts
  • Item
    INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM MELALUI TRADISI SAYYANG PA’TUDDU SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN BUDAYA
    (Repository STAIN Majene, 2025-12) Aan Setiawan ; Ubaidillah Canu ; Sudirman ; MuammarZuhdiArsalan
    Tradisi Sayyang Pa’tuddumerupakan salah satu warisan budaya masyarakat Mandar yang mencerminkan harmonisasi antara ajaran Islam dan nilai-nilai lokal. Tradisi ini diselenggarakan sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan seorang anak menamatkan bacaan Al-Qur’an (khatam Al-Qur’an), yang diiringi dengan arak-arakan kuda berhias dan tarian khas Mandar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai-nilai Islam melalui tradisi Sayyang Pa’tuddu serta perannya sebagai media pendidikan budaya dalam masyarakat Mandar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif, penelitian ini menelaah nilai-nilai Islam yang terwujud dalam tradisi tersebut, seperti nilai syukur, ilmu dan pendidikan, kebersamaan dan gotong royong, serta dakwah kultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa Sayyang Pa’tuddu bukan sekadar ritual adat, melainkan juga saranapembelajaran sosial dan spiritual yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam kehidupan budaya masyarakat. Tradisi ini menjadi wahana efektif dalam menanamkan karakter religius, memperkuat identitas Islam-Mandar, dan menjaga kesinambungan nilai moral di tengah perubahan sosial modern
  • Item
    NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PAPASANG PADA ELONG PEONDO MANDAR (IMPLIKASI TERHADAP KURIKULUM STAIN MAJENE)
    (Repository STAIN MAJENE, 2023-04-26) Suddin Bani ; Muhammad Idris Hasanuddin ; Aan Setiawan
    ABSTRAK Judul : Nilai Pendidikan Islam dalam Pappasang pada Elong Peondo Mandar (Implikasi terhadap Kurikulum STAIN Majene) Penulis : Dr. Suddin Bani, M.Ag (Ketua), Muhammad Idris Hasanuddin, M.Pd.I., (Anggota), Aan Setiawan, M.Pd. Penelitian ini mengkaji tentang nilai pendidikan Islam dalam pappasang yang terdapat pada elong peondo Mandar. Nilai-nilai pendidikan Islam tersebut menjadi implikasi terhadap kurikulum yang dalam bentuk mata kuliah. Rumusan masalah yang diangkat adalah: 1) Bagaimana konstruksi nilai pappasang pada elong peondo; 2) Bagaimana irisan nilai pendidikan Islam dengan pappasang pada elong peondo; dan 3) Bagaimana implikasi nilai pendidikan Islam dalam pappasang pada elong peondo terhadap kurikulum STAIN Majene. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-intrepretatif dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yaitu penelitian untuk menafsirkan tanda dan teks yang berkaitan dengan data tentang Pappasang dan Elong Peondo Mandar. Analisis tersebut digunakan untuk menemukan intrepetasi terhadap gambaran tentang nilai pendidikan Islam dalam pappasang dan elong peondo Mandar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive dan snowball. Penelitian ini menggunakan teknik analisis transkrip, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Konstruksi nilai pappasang pada elong peondo Mandar adalah konstruksi nilai yang berkaitan moral, motivasi, etika, pemberi semangat yang bersifat duniawi, yang bersifat heroik, sosial kemasyarakatan, serta hal-hal yang berkaitan dengan hal-hal yang gaib dan spritual; 2) Irisan nilai pendidikan Islam dengan pappasang pada elong peondo Mandar tampak terdapat irisan antara keduanya. Dimana ajaran Islam menganjurkan untuk mengazankan anak yang baru lahir. Isi azan adalah ungkapan kalimat tauhid sedangkan kandungan pappasang yang terkandung dalam elong peondo juga mengandung kalimat-kalimat yang baik nasehat, motivasi dan lain-lain. Irisan lainnya juga terdapat pada bagaimana menjadi pribadi yang baik, bagaimana mendapatkan rezki yang halal dan menggunakannya dengan cara baik pula, dan lain sebagainya. Implikasi penelitian ini adalah: dari hasil penelitian ini didapatkan data bahwa kandungan elong peondo dalam tradisi Mandar orang dapat dikategorikan sebagai pappasang orang tua kepada anak. Pappasang tersebut merupakan bentuk pesan moral, etika, pendidikan, agama, pesan patriotisme dan lain-lain. Sehingga, diharapkan apa yang menjadi hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam kurikulum STAIN Majene khususnya pada mata kuliah “Islam dan Budaya Lokal”.
  • Item
    Peningkatan Kualitas Pembelajaran PAI Melalui Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tingkat SMP
    (Repository STAIN Majene, 2025-05-01) Aan Setiawan ; Muhammad Fajar ; Nirmala Hidayati ; Arditya Prayogi
    This research is directed at discussing the quality of education which is a problem in Indonesia. Quality education will improve the quality of learning. PAI learning is the focus of this discussion. This research includes field research, with a qualitative research approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data analysis is data reduction, data presentation, and conclusions. Based on the result of the analysist, the Education Quality Assurance System which is in accordance with the Indonesia National Education Standards will improve the quality of PAI learning which is characterized by teacher characteristics, student activities, learning climate, materials and media. Supporting factors are stakeholders in carrying out their duties, facilities and infrastructure, religious activities, activeness of students and peers. Meanwhile, the inhibiting factors are funding, low student input, and family background
  • Item
    PERADABAN ISLAM DI CHINA
    (Repository STAIN Majene, 2023-06) Aan Setiawan ; Al Muthmainnah
    Negara China untukpertama kalinya disatukan oleh Kaisar Shi Huang Thi pada masa Kekaisaran Dinasti Qin(221-207SM.MasuknyaagamakeChinamemiliki beberapateori, diantaranya: semenjak padamasa Rasulullah SAWdanbaru masukketika pada masa khalifah Utsman bin Affan. Agama Islammulai masuk dan menyebar di wilayahcina melalui beberapa cara, di antaranya melalui hubungan perdagangan, perkawinan ataupundengan asimilasi atau persesuain budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara jelas bagaimana Agama Islam bisa menyebar keNegara China danperanan Islam dalam perkembangan Negara China. Jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian kepustakaan (library research) atau studi pustaka. Penulis mengumpulkan dan membaca informasi yang didapat dari buku-buku, artikel, jurnal, maupun tulisan ilmiah lainnya. Adapun hasil dari penelitian ini adalah kaum muslim di China telah mempunyai pengaruh dan memberikankontribusi besar bagi perkembangan politik, ekonomi, dan budaya China. Selain itu perkembangan Islamdi Chinapada masa Dinasti-Dinasti sangatlah berkembang baik dalam bidang komunikasi ataupuntransportasi.
  • Item
    PROBLEMATIKA GURU DALAM MENERAPKAN KURIKUUM MERDEKA BELAJAR DI SD ISLAM TERPADU TAHFIDZULQUR’AN LEMBANG
    (Repository STAIN Majene, 2024-06) Aan Setiawan
    Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar memunculkan berbagai tantangan bagi guru dalam menyesuaikan jenis asesmen dengan tujuan pembelajaran, mengatasi keterbatasan pemahaman terkait kurikulum baru, dan memperoleh keterampilan dasar seperti penggunaan teknologi informasi. Penerapan Kurikulum Merdeka di SD Islam Terpadu Tahfidzul Qur'an menunjukkan adanya kesulitan dalam efektivitas guru dan pemahaman terhadap materi ajar. Langkah-langkah seperti pelatihan implementasi kurikulum, perencanaan yang baik, pengembangan model pembelajaran inovatif, serta penyesuaian dengan kompetensi dasar kurikulum menjadi kunci dalam mengatasi problematika tersebut. Observasi di SD tersebut menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka Belajar dilakukan secara bertahap, dengan kelas tertentu sudah mulai menerapkannya. Dengan kolaborasi antara pemerintah, guru, dan stakeholder pendidikan, diharapkan implementasi Kurikulum Merdeka dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan.
  • Item
    THE CONCEPT OF CHILDREN'S CHARACTER EDUCATION IN THE PERSPECTIVE OF ISLAMIC EDUCATION PHILOSOPHY
    (Repository STAIN Majene, 2024) Aan Setiawan
    Children's education is a crucial aspect that requires serious attention. The presence and awareness of parents serve as the primary keys to success. From the perspective of Islamic educational philosophy, children's education is an effort to instill moral, ethical, and spiritual values derived from God's revelation and the teachings of the Prophet Muhammad (SAW). In Islam, education is not merely the transfer of knowledge but also a process of character building based on religious teachings. Islamic educational philosophy emphasizes the importance of balance between worldly and ukhrawi (hereafter) aspects, as well as the holistic development of a child's potential in intellectual, emotional, social, and spiritual dimensions. This research adopts a literature study approach, which is a method of problem-solving through the analysis of written sources. Information retrieval techniques are employed to find books, articles, notes, and reports relevant to the issue being addressed. The findings of this study indicate that every child is an amanah (trust) that must be nurtured with love, attention, and exemplary guidance so that they grow into responsible, virtuous individuals who contribute positively to society. This educational process must take place in a supportive environment—whether at home, school, or within the community—with teachers serving not only as educators but also as role models in applying Islamic values. Children's education, from the perspective of Islamic educational philosophy, is a fundamental study that underscores the belief that humans are beings who must be educated to attain the highest level of perfection (insan kamil ). The ultimate goal is to shape a generation that is not only intellectually capable but also emotionally and spiritually mature, maintaining a balance between worldly life and the hereafter.
  • Item
    The Interaction of Islam and Culture and The Values of Islamic Education in The ‘Mangonggo’ Tradition In Batetangnga Village
    (Repository STAIN Majene, 2024-12) Suddin Bani ; Burhanuddin ; Aan Setiawan
    Artikel ini membahas tentang tradisi Mangonggo oleh masyarakat suku Pattae merupakan hasil dari interaksi antara budaya lokal dan ajaran Islam di Batetangnga. Mangonggo durian merupakan kegiatan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Batetangnga saat panen buah melimpah.Tradisi ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam. Perkembangan zaman dan pengaruh pragmatisme, serta perbedaan pandangan agama, telah menimbulkan kekhawatiran terkait pelestarian tradisi ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana peneliti sebagai instrumen utama mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara untuk memahami tantangan pelestarian tradisi Mangonggo. Subjek dalam penelitian kualitatif bersifat Purposive. Penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tradisi Mangonggo durian merupakan hasil dari interaksi budaya dan agama Islam pada masyarakat Batetangnga. Hal ini tergambar pada penggunaan simbol dan instrumen keagamaan dalam proses pelaksanaannya seperti mesjid sebagai pusat informasi, pemanjatan doa dengan menggunakan teks keagamaan, pergeseran paradigma masyarakat, serta pelibatan tokoh agama. Selain itu tradisi Mangonggo sebagai hasil interaksi agama dan budaya mengandung banyak nilai-nilai pendidikan Islam di dalamnya seperti rasa syukur, ikhlas, jujur, rendah hati, dan gotong royong. Pelestarian budaya lokal seperti tradisi Mangonggo merupakan sebuah alternatif dalam menyiarkan Islam bagi Masyarakat Desa Batetangnga dan ini sudah menjadi komitmen pemerintah dalam program moderasi beragama yang terdapat dalam salah satu pilar yaitu akomodatif terhadap budaya lokal
  • Item
    THE ROLE OF ISLAMIC EDUCATION TEACHERS AS A MODEL IN IMPROVING SOCIAL ATTITUDE OF STUDENTS AT SMP NEGERI 3 PAMBOANG MAJENE REGENCY
    (Repository STAIN Majene, 2022) Aan Setiawan ; Sartika
    Exemplary has a very large influence in the formation of the good personality of learners, especially to raise the social attitudes of learners. Social attitudes are closely related to the formation of attitudes towards students in order to become figures who always do better things to human beings. The purpose of this research is to determine the role of Islamic Education Teachers as role models in improving Social Attitudes of Students at SMP Negeri 3 Pamboang, Majene Regency. The type of research used by the authors in this study is qualitative. Qualitative research which builds meaning based on field data. This qualitative research procedure produces descriptive data in the form of written or spoken form obtained by observable people. The data collection is carried out by having interview. The results showed that the role of Islamic Education Teachers as a model in improving the social attitude of students at SMP Negeri 3 Pamboang, namely, islamic education teachers always show an attitude of care and respect of learners, apply good speech , Always take care of the feelings of the learners and give full attention to the learners. Therefore, the social cycle of students grows well, especially the attitude of cooperation, solidarity and tolerance.

Repositori Ilmiah STAIN Majene supported by DSpace software copyright © 2002-2026 LYRASIS

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback