Penerapan Strategi Teka-teki Silang Terhadap Peningkatan Kecerdasan Linguistik Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Kelas VI di SDN 35 Panggalo.
Penerapan Strategi Teka-teki Silang Terhadap Peningkatan Kecerdasan Linguistik Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Kelas VI di SDN 35 Panggalo.
No Thumbnail Available
Date
2025-07-28
Authors
Husria
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
ABSTRAK
Nama : Husria
NIM : 10156119016
Program Studi : Pendidikan Agama Islam
Judul : Penerapan Strategi Teka-teki Silang Terhadap Peningkatan
Kecerdasan Linguistik Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an
Kelas VI di SDN 35 Panggalo.
kecerdasan linguistik mencakup 4 (empat) komponen, yaitu kemampuan
mendengar, membaca, menulis dan berbicara. Dalam aspek pendidikan kecerdasan
ini dibutuhkan peserta didik agar mereka dapat memahami apa yang didengar dan
dibaca serta dapat menyampaikannya dengan baik melalu tulisan atau lisan. Adapun
Strategi yang digunakan untuk meningkatkan kecerdasan linguistik pada peserta
didik adalah penerapan strategi teka-teki silang dalam pembelajaran. Studi ini
bertujuan untuk mengevaluasi apakah penerapan strategi teka-teki silang dapat
meningkatkan kecerdasan linguistik dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an
Kelas VI di SDN 35 Panggalo.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan
desain pre-experimental design dalam bentuk one group pre-test dan post-test.
Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes kepada peserta didik dan
analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik inferensial. Dengan
sampel penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas VI SDN 35 Panggalo. Uji
hipotesis menggunakan uji wilcoxom signed rank. Hasil penelitian menujukkan
bahwa: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada seluruh
aspek kecerdasan linguistik setelah diterapkan strategi tersebut. Nilai rata-rata
kemampuan menulis 38,07 menjadi 59,20, kemampuan berbicara 52,73 menjadi
66,33, kemampuan membaca 53,00 menjadi 58,33 dan kemampuan mendengar
61,27 menjadi 69,60. Hasil uji hipotesis menunjukkan Whitung = 0 sementara Wtabel
= (n=15) sehingga Whitung < Wtabel,. Sesuai dengan aturan pengambilan keputusan
hal ini mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan
post-test, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa terdapat peningkatan kecerdasan linguistik peserta didik setelah menerapkan
strategi pembelajaran teka-teki silang pada pembelajaran baca tulis Al-Qur’an kelas
VI di SDN 35 Pangalo.
Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang
penggunaan strategi teka-teki silang sebagai metode yang efektif untuk
meningkatkan kecerdasan linguistik peserta didik. Implikasi dari penelitian ini
adalah pentingnya pertimbangan penggunaan strategi teka-teki silang dalam
pembelajaran baca tulis Al-Qur’an untuk meningkatkan kecerdasan linguistik
peserta didik
Kata kunci : strategi teka-teki silang dan kecerdasan linguistik peserta didik