Analisis Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial Dan Game Online Pada Akhlak Peserta Didik di SMPN 1 Pulau Sembilan
Analisis Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial Dan Game Online Pada Akhlak Peserta Didik di SMPN 1 Pulau Sembilan
No Thumbnail Available
Date
2026-02-05
Authors
Saldi
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : Saldi
NIM : 10156121035
Progra Studi : Pendidikan Agama Islam
Judul : Analisis Dampak Negatif Penggunaan Media Sosial
Dan Game Online Pada Akhlak Peserta Didik di
SMPN 1 Pulau Sembilan
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk penggunaan
media sosial dan game online dan dampak negatif penggunaan pada akhlak peserta
didik yang berada di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi bentuk penggunaan media sosial dan game online serta untuk
mengetahui apa dampak negatif penggunaan media sosial dan game online pada
akhlak peserta didik di SMPN 1 Pulau Sembilan. Pada penelitian ini menggunakan
metode penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan
melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara
deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa bentuk utama penggunaan media
sosial dan game online pada akhlak peserta didik diantaranya meliputi penggunaan
aplikasi Tik Tok, WhatsApp, dan Free Fire serta perkumpulan dengan teman sebaya.
Untuk mengetahui apa dampak negatif pada akhlak penggunaan media sosial dan
game online pada peserta didik tersebut diantaranya kerap menggunakan kata-kata
kasar, suka marah, kurang sopan santun, dan berbohong, serta malas belajar.
Dalam penelitian ini menegaskan bahwa, penggunaan media sosial dan
game online dikalangan peserta didik dapat berdampak negatif pada akhlak peserta
didik dikarenakan dalam penggunaannya yang tidak terkontrol dengan baik. Oleh
karena itu perlu adanya pengawasan dan bimbingan orang tua serta guru sekolah
terhadap peserta didik untuk memberikan edukasi tentang bahaya penggunaan
media sosial dan game online.
Kata Kunci : Media sosial, game online, dan peserta didik.