The Effectiveness of Jigsaw Cooperative Learning Model in Enhancing Students’ Speaking Proficiency at SMPN 3 Sendana
The Effectiveness of Jigsaw Cooperative Learning Model in Enhancing Students’ Speaking Proficiency at SMPN 3 Sendana
No Thumbnail Available
Date
2026-05-24
Authors
Cici Melindasari
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Peneliti
Nim
Judul
: Cici Melindasari
: 10256120017
: The Effectiveness of Jigsaw Cooperative Learning Model in
Enhancing Students’ Speaking Proficiency at SMPN 3 Sendana
Keterampilan berbicara merupakan keterampilan penting untuk dikuasai karena
memainkan peran vital dalam proses interaksi antar individu dan melibatkan
kemampuan untuk mengungkapkan ide, pikiran, dan perasaan secara jelas kepada
orang lain. Namun, peneliti menemukan bahwa siswa di SMPN 3 Sendana masih
kesulitan untuk menguasai keterampilan berbicara dan mengalami kesulitan dalam
berdiskusi kelompok. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut,
peneliti menerapkan metode pembelajaran kooperatif, yaitu Model Pembelajaran
Kooperatif Jigsaw. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana model
pembelajaran kooperatif Jigsaw dapat berkontribusi dalam meningkatkan
keterampilan berbicara siswa di SMPN 3 Sendana. Penelitian ini menggunakan
jenis penelitian kuantitatif yng bersifat sistematis, dengan desain penelitian pra
eksperimental yang melibatkan siswa Kelas VII A. Penelitian ini mencakup total
delapan pertemuan: pertemuan pertama untuk pra-tes, pertemuan kedua hingga
ketujuh untuk eksperimen menggunakan Model Pembelajaran Jigsaw, dan
pertemuan terakhir untuk pasca-tes. Penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata
rata yang diperoleh oleh siswa mengalami peningkatan dari 50,0 pada pre-test
menjadi 64,9 pada pasca-test. Hasil pra-tes menunjukkan bahwa terdapat 13 siswa
memperoleh kategori nilai sangat buruk, 7 siswa memperoleh kategori nilai buruk,
3 siswa memperoleh kategori nilai cukup, dan tidak ada siswa yang memperoleh
nilai baik dan sangat baik. Pada pasca-tes siswa yang memperoleh kategori nilai
sangat buruk berkurang menjadi 6 orang, kategori buruk 3 orang, kategori cukup
menjadi 13 orang, dan terdapat 1 siswa yang berhasil memperoleh kategori nilai
baik. Hasil temuan tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan
berbicara siswa walaupun tidak signifkan. Selain itu, penelitian ini menemukan
bahwa hasil uji-t dependen (t = 3,2636 > t tabel = 2,0796) yang menunjukkan bahwa
model Jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Jadi, Secara keseluruhan,
model pembelajaran kooperatif Jigsaw memberikan dampak positif terhadap
keterampilan berbicara, partisipasi, dan kolaborasi kelompok siswa. Hal ini
berkesinambungan dengan dasar-dasar teori pembelajaran kooperatif Jigsaw, yang
dirancang untuk mendorong kolaborasi peserta didik. Mekanisme pembelajaran
kooperatif Jigsaw menuntut setiap siswa untuk bertanggung jawab secara penuh
dalam menguasai dan menyajikan segmen materi spesifik kepada kelompok sebaya
mereka.
Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Efektivitas Pendidikan, Model Jigsaw,
Kemampuan Berbicara, Metode Pengajaran