Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Ada’ Tuho Sakka’ Pambojangan di Desa Tandeallo Kecamatan Ulumanda

No Thumbnail Available
Date
2026-06-09
Authors
Aco Bakri
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi Ada’ Tuho Sakka’ Pambojangan di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda. Rumusan masalah penelitian ini yakni (1) Bagaimana pelaksanaan perkawinan menurut Ada’ Tuho Sakka’ Pambojangan di Desa Tandeallo Kecamatan Ulumanda? (2) Bagaimana wujud nilai-nilai pendidikan Islam dalam perkawinan menurut Ada’ Tuho Sakka’ Pambojangan di Desa Tandeallo Kecamatan Ulumanda. Penelitian ini dilakukan di Desa Tandeallo Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan fakta dan fenomena yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio-kultural dan pendekatan pendidikan Islam, yaitu pendekatan yang mengkaji tradisi adat dalam kaitannya dengan nilai- nilai ajaran Islam yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan perkawinan menurut Ada’ Tuho Sakka’ Pambojangan dilaksanakan melalui beberapa tahapan adat, mulai dari proses Messisi (mencari jalan), Mambaha (meminang), Mallemba (Memikul), massorong (buka loa, puassorong, pakkatian, pattedonga) dan pambajai tangnga lala (membersihkan jalan). (2) Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung di dalamnya meliputi nilai akidah (keyakinan kepada Allah dan pelaksanaan akad sesuai syariat), nilai akhlak (musyawarah, tanggung jawab, saling menghormati, menjaga kehormatan keluarga), serta nilai syariah atau amaliyah (pelaksanaan akad nikah, pemenuhan hak dan kewajiban serta komitmen membangun rumah tangga sakinah). Dengan demikian, tradisi Ada’ Tuho Sakka’ Pambojangan tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya lokal, tetapi juga menjadi media internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam kehidupan sosial masyarakat. Kata Kunci: Pendidikan Islam, Tradisi Ada’ Tuho Sakka Pambojangan, Nilai Keislaman, Perkawinan Adat.
Description
Keywords
Citation