Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Jual Beli Pesanan Es Batu pada Nelayan (Studi Kasus di Lingkungan Passarang, Kabupaten Majene)
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Jual Beli Pesanan Es Batu pada Nelayan (Studi Kasus di Lingkungan Passarang, Kabupaten Majene)
| dc.contributor.author | Rasmawati | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-24T23:46:12Z | |
| dc.date.available | 2026-02-24T23:46:12Z | |
| dc.date.issued | 2026-02-24 | |
| dc.description.abstract | ABSTRAK Nama : Rasmawati Nim : 20256120107 Program Studi : Hukum Ekonomi Syariah Judul : Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Jual Beli Pesanan Es Batu pada Nelayan (Studi Kasus di Lingkungan Passarang, Kabupaten Majene) Penelitian ini membahas tentang 1) Bagaimana praktik jual beli pesanan es batu di Lingkungan Passarang, Kabupaten majene 2) Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah mengenai praktik jual beli pesanan es batu di Lingkungan Passarang, Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pendekatan yang digunakan adalah teologi normatif syar’i yang merujuk pada sumber hukum Islam (Al- Qur’an, Hadis, ijma’, dan qiyas), serta pendekatan sosiologis yang menelaah realitas sosial masyarakat nelayan. Data primer diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan penjual dan pembeli es batu, serta dokumentasi. Data sekunder didukung dari literatur fiqih muamalah, jurnal, dan penelitian terdahulu. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli es batu di Lingkungan Passarang dilakukan secara pesanan (pre-order). Barang belum tersedia saat akad dilakukan, sementara pembayaran dilakukan setelah nelayan kembali dari melaut, bahkan kadang secara mencicil tanpa kepastian waktu pelunasan. Ditinjau dari teori akad, praktik ini tidak sepenuhnya sesuai dengan akad Bai’ At-Taqsith karena tidak memenuhi syarat kepastian waktu pembayaran dan kepemilikan barang oleh penjual saat akad. Namun, praktik ini lebih mendekati akad Istishna’, yaitu jual beli barang pesanan. Meski demikian, ketidakjelasan waktu pembayaran mengandung unsur gharar yang berpotensi bertentangan dengan syariah jika tidak diatur secara jelas sejak awal akad. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pembenahan mekanisme akad agar sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah, khususnya dalam aspek kepastian pembayaran, pencatatan transaksi, dan keadilan bagi kedua belah pihak. Penelitian ini dapat menjadi rujukan praktis bagi masyarakat nelayan dan pelaku usaha lokal untuk menciptakan transaksi yang lebih adil, aman, dan berkah dalam kajian Hukum Ekonomi Syariah terkait praktik jual beli pesanan. Kata Kunci: Jual Beli, Hukum Ekonomi Syariah, Bai’ At-Taqsith, Istishna’, Gharar. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.stainmajene.ac.id/handle/123456789/1279 | |
| dc.publisher | Repository STAIN MAJENE | |
| dc.title | Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Jual Beli Pesanan Es Batu pada Nelayan (Studi Kasus di Lingkungan Passarang, Kabupaten Majene) | |
| dc.type | Undergraduate Thesis | |
| dspace.entity.type |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
- Name:
- Rasmawati_20256120107_HES - PEMUSTAKA STAIN Majene.pdf
- Size:
- 1.63 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description: