Jamal Nur
Jamal Nur
No Thumbnail Available
Date
2025-06-25
Authors
UPAYA GURU SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MENJAGA KONSENTRASI BELAJAR PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH SWASTA DARUD DA’WAH WAL IRSYAD BARUGA
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
Konsentrasi belajar mutlak perlu dimiliki oleh setiap peserta didik dalam
proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan konsentrasi belajar besar pengaruhnya
terhadap hasil serta tujuan dari pembelajaran tersebut. Permasalahan dalam
penelitian ini adalah kurang efektifnya dari kegiatan pembelajaran karena
terhambat oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai. Tujuan dalam
penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan oleh guru
sejarah kebudayaan islam dalam menjaga konsentrasi belajar peserta didik
Madrasah Aliyah Swasta Darud Da’wah Wal Irsyad Baruga.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) upaya yang dilakukan guru
Sejarah Kebudayaan Islam dalam menjaga konsentrasi belajar peserta didik, (2)
faktor pendukung dan penghambat upaya guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam
menjaga konsentrasi belajar peserta didik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dalam
penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Adapun teknik analisis datanya menggunakan teori Miles dan Huberman dengan
tiga tahap yaitu : tahap reduksi data, display data, dan pengambilan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : (1) Upaya guru
Sejarah Kebudayaan Islam dalam menjaga konsentrasi belajar peserta didik
Madrasah Aliyah Swasta Darud Dakwah Wal Irsyad Baruga yaitu memerintahkan
membaca buku dengan membuat ringkasan materi, menggunakan metode diskusi
atau metode tanya jawab, memberikan contoh yang mudah dipahami peserta didik
dan guru aktif bertanya kepada peserta didik yang kurang fokus. (2) Faktor
pendukung dan penghambat guru Sejarah Kebudayaan Islam dalam menjaga
konsentrasi belajar peserta didik Madrasah Aliyah Swasta Darud Dakwah Wal
Irsyad Baruga. Yaitu beberapa yang menjadi faktor pendukung diantaranya
menggunakan strategi menarik ketika konsentrasi menurun, guru tegas dan
menyenangkan dalam mengajar, dan lingkungan belajar yang kondusif.
Sedangkan dari segi faktor penghambat yaitu kekurangan waktu, pola tidur dan
stres dan sarana dan prasarana yang kurang memadai.