Dampak Perjodoham Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar).
Dampak Perjodoham Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar).
| dc.contributor.author | Fera Periska | |
| dc.date.accessioned | 2025-12-09T03:39:04Z | |
| dc.date.available | 2025-12-09T03:39:04Z | |
| dc.date.issued | 2025-12-09 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini membahas tentang 1) Faktor yang melatarbelakangi terjadinya perjodohan di Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar 2) Dampak dari perjodohan terhadap keharmonisan rumah tangga perspektif hukum Islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan teologi normatif dan pendekatan sosiologis. Data dikumpulkan dengan menggunakan motede observasi, metode dokumentasi dan metode wawancara. Kemudian data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan cara mereduksi data, selanjutnya menyajikan data dengan memberikan makna dari setiap data yang telah dikumpulkan kemudian ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjodohan di Desa Mombi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya karena alasan kekerabatan, kekhawatiran orang tua, dan tekanan ekonomi. Dalam perspektif hukum islam, perjodohan diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar pernikahan seperti kerelaan, kesetaraan, dan pertimbangan agama serta akhlak. Penelitian menunjukkan bahwa pasangan yang menikah atas dasar perjodohan tetapi tetap menerapkan prinsip-prinsip syariah, cenderung memiliki rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Sebaliknya, perjodohan yang diwarnai oleh paksaan, perbedaan status sosial yang mencolok, dan ketidakcocokan nilai moral cenderung berujung pada konflik dan perceraian. Dengan demikian, perjodohan bukanlah jaminan kebahagiaan atau keharmonisan, tetapi dapat menjadi jalan yang sah dan baik apabila dilakukan secara bijak dan sesuai dengan ajaran Islam Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan: 1) Pemerintah desa dan tokoh agama di Desa Mombi harus mengedukasi masyarakat bahwa perjodohan harus berdasarkan kesiapan, agama, dan tanggung jawab, bukan hanya tradisi. 2) Orang tua harus mengutamakan persetujuan anak agar perjodohan tanpa paksaan dapat membentuk rumah tangga harmonis sesuai ajaran Islam. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.stainmajene.ac.id/handle/123456789/1214 | |
| dc.publisher | Repository STAIN MAJENE | |
| dc.title | Dampak Perjodoham Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Desa Mombi Kecamatan Alu Kabupaten Polewali Mandar). | |
| dc.type | Undergraduate Thesis | |
| dspace.entity.type |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
- Name:
- FERA PERISKA_20156121046_HKI - Fera Periska.pdf
- Size:
- 1.7 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description: