Pesan Kesehatan di TikTok dalam Perspektif Komunikasi Islam (Analisis Semiotika terhadap Konten Bahaya Skincare Ilegal Oleh dr. Oky Pratama)
Pesan Kesehatan di TikTok dalam Perspektif Komunikasi Islam (Analisis Semiotika terhadap Konten Bahaya Skincare Ilegal Oleh dr. Oky Pratama)
| dc.contributor.author | Putri Wulandari | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-25T01:34:28Z | |
| dc.date.available | 2026-02-25T01:34:28Z | |
| dc.date.issued | 2026-02-25 | |
| dc.description.abstract | ABSTRAK Nama : Putri Wulandari NIM : 30356121008 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul :Pesan Kesehatan di TikTok dalam Perspektif Komunikasi Islam (Analisis Semiotika terhadap Konten Bahaya Skincare Ilegal Oleh dr. Oky Pratama) Perkembangan media sosial di era digital menjadikan platform seperti TikTok tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi kesehatan. Fenomena maraknya penggunaan skincare ilegal yang mengandung bahan berbahaya mendorong munculnya berbagai konten edukatif dari praktisi kesehatan, salah satunya oleh dr. Oky Pratama. Dalam konteks komunikasi Islam, penyampaian pesan kesehatan melalui media sosial menjadi bagian dari pesan Islam berbasis digital yang bertujuan mengedukasi dan mencegah kemudaratan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan makna pesan kesehatan terkait bahaya skincare ilegal pada konten TikTok dr. Oky Pratama serta menelaahnya dari perspektif komunikasi Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretatif serta memanfaatkan analisis semiotika Charles Sanders Peirce yang mengkaji tanda-tanda verbal dan nonverbal melalui konsep representament, objeck, dan interpretant. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi pada beberapa konten video TikTok dr. Oky Pratama yang secara khusus membahas mengenai produk skincare ilegal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan kesehatan yang disampaikan melalui konten dr. Oky Pratama hadir dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Pesan- pesan tersebut dimaknai sebagai upaya edukasi dan kritik terhadap peredaran produk skincare ilegal yang berbahaya bagi kesehatan, serta mencerminkan prinsip komunikasi Islam seperti qaulan sadidan (perkataan benar), qaulan balighan (pesan yang efektif dan mengena), qaulan Ma’rufan (perkataan yang tepat), qaulan masyuran (perkataan yang ringan), qaulan layyinan (perkataan yang lemah lembut), dan qaulan kariman (perkataan yang mulia). Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa media sosial seperti TikTok dapat berperan sebagai sarana penyampaian pesan Islam berbasis digital dan edukasi kesehatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih selektif dan kritis terhadap produk kecantikan yang beredar. Kata Kunci: Pesan Kesehatan, TikTok, Skincare Ilegal, Komunikasi Islam | |
| dc.identifier.uri | https://repository.stainmajene.ac.id/handle/123456789/1315 | |
| dc.publisher | Repository STAIN MAJENE | |
| dc.title | Pesan Kesehatan di TikTok dalam Perspektif Komunikasi Islam (Analisis Semiotika terhadap Konten Bahaya Skincare Ilegal Oleh dr. Oky Pratama) | |
| dc.type | Undergraduate Thesis | |
| dspace.entity.type |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
- Name:
- PUTRI WULANDARI _ 30356121008_KPI__ - Putri Wulandari.pdf
- Size:
- 6.13 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
- Description: