Pengaruh Model problem based learning terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VIII di SMP Negeri 3 majene
Pengaruh Model problem based learning terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VIII di SMP Negeri 3 majene
No Thumbnail Available
Date
2026-05-24
Authors
Nurul Latifa Lukman
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Nama
NIM
: Nurul Latifa Lukman
: 10156121095
Program Studi : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Judul
: Pengaruh Model problem based learning terhadap keaktifan
belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan
agama islam kelas VIII di SMP Negeri 3 majene
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sejah mana penerapan model Problem
Based Learning, terhadap tingkat keaktifan belajar peserta didik, serta pengaruh model
Problem Based Learning terhadap keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam di kelas VIII SMP Negeri 3 Majene. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif (deskriptif
korelasional). Populasi dala**********m penelitian ini adalah seluruh peserta didik
kelas VIII SMP Negeri 3 Majene yang berjumlah 256 peserta didik yang tersebar dalam
8 kelas. Sampel penelitian sebanyak 64 peserta didik yang diambil menggunakan teknik
stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan
skala Likert empat pilihan. Instrumen penelitian terdiri dari 30 butir pernyataan untuk
variabel Problem Based Learning dan 35 butir pernyataan untuk variabel keaktifan
belajar peserta didik. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji prasyarat
analisis (uji normalitas dan uji linearitas), serta uji hipotesis menggunakan regresi linear
sederhana dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning
berada pada kategori cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal dalam
pelaksanaannya. Tingkat keaktifan belajar peserta didik berada pada kategori sedang dan
belum merata di antara peserta didik. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh yang signifikan antara model Problem Based Learning terhadap
x
keaktifan belajar peserta didik, yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,003
lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Hal
ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan model Problem Based Learning, maka
keaktifan belajar peserta didik cenderung meningkat. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa model Problem Based Learning memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap keaktifan belajar peserta didik, meskipun keaktifan belajar juga
dipengaruhi oleh faktor lain di luar model pembelajara