Penggunaan Media Pembelajaran Digital pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII di SMPN 2 Pamboang
Penggunaan Media Pembelajaran Digital pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII di SMPN 2 Pamboang
No Thumbnail Available
Date
2026-06-09
Authors
Tina
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media
pembelajaran digital pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta
menganalisis tingkat belajar dan motivasi belajar siswa setelah diterapkannya
media tersebut pada kelas VIII di SMPN 2 Pamboang. Latar belakang penelitian
ini berangkat dari kebutuhan akan inovasi pembelajaran di era digital, di mana
proses belajar tidak lagi dapat mengandalkan metode konvensional yang bersifat
satu arah. Media pembelajaran digital diharapkan mampu meningkatkan
efektivitas, interaktivitas, dan daya tarik proses belajar mengajar, khususnya pada
pelajaran PAI yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter dan
moral peserta didik.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara,
dan dokumentasi terhadap guru serta siswa kelas VIII. Analisis data dilakukan
melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran
digital di SMPN 2 Pamboang telah diterapkan secara bervariasi, antara lain
melalui video pembelajaran, presentasi PowerPoint interaktif, serta aplikasi daring
seperti Quizizz, Kahoot!, dan Google Classroom. Penggunaan media ini
berdampak positif terhadap peningkatan tingkat belajar siswa, yang terlihat dari
peningkatan pemahaman materi, partisipasi aktif, serta kemampuan siswa dalam
mengaitkan konsep keagamaan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, media
digital juga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa, yang tercermin dari
meningkatnya antusiasme, semangat berkompetisi, dan keterlibatan dalam
kegiatan pembelajaran.
Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala,
seperti keterbatasan fasilitas teknologi, koneksi internet yang kurang stabil, dan
perbedaan kemampuan guru dalam mengoperasikan media digital. Oleh karena
itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pemerintah untuk
memperkuat sarana prasarana serta pelatihan bagi guru agar implementasi media
pembelajaran digital dapat berjalan lebih optimal.
Kata Kunci : Media Pembelajaran Digital, Pendidikan Agama Islam,
Motivasi Belajar, Tingkat Belajar Siswa, SMPN 2 Pamboang