PANDANGAN TOKOH AGAMA DI KABUPATEN MAJENE TERHADAP PRAKTIK TUKAR MENUKAR ANJING DENGAN ALAT PERALATAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS KELURAHAN BAURUNG)

No Thumbnail Available
Date
2023
Authors
NURUL AFIZAH
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
REPOSITORY STAIN MAJENE
Abstract
Penelitian ini meneliti faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat Kelurahan Baurung Kabupaten Majene melakukan Praktik tukar menukar anjing dengan alat peralatan rumah tangga dan pandangan tokoh agama yang ada di Kabupaten Majene terhadap praktik tukar menukar anjing dengan alat peralatan rumah tangga yang di lakukan oleh masyarakata Kelurahan Baurung kecamatan banggae timur Kabupaten Majene. Penelitian ini merupakan investigasi lapangan (studi kasus), dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Tujuan untuk sepenuhnya memahami masalah sosial dan manusia. sumber data yang digunakan bersumber dari hasil observasi, wawancara dengan masyarakat yang melakukan praktik tukar menukar anjing dengan alat peralatan rumah tangga dan tokoh agama yang ada dikabupaten majene. Serta menggunakan pendekatan penelitian teologi normatif, Maqhasid syariad dan sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapat di antara beberapa tokoh agama di Kabupaten Majene terkait praktik tukar menukar anjing dengan alat peralatan rumah tangga. Sebagian tokoh agama tidak memperbolehkan praktik ini karena mengikuti pandangan Imam Syafi'i yang menolaknya karena objek yang dipertukarkan dianggap najis dan tidak suci karena bertentangan dengan syarat dan ketentuan dalam tranksaksi jual beli. Sementara itu, ada pula tokoh agama yang memperbolehkan praktik ini, mengikuti pandangan Imam Malik dan Imam Hanafi yang memperbolehkannya dengan mempertimbangkan aspek maslahat di dalamnya. Dalam perspektif Imam Hanafi dan Maliki, praktik tukar menukar anjing dengan alat peralatan rumah tangga dianggap dapat memberikan manfaat sehingga praktik diperbolehkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut di atas, maka peneliti menawarkan beberapa solusi yang harus dilakukan sebagai implikasi dari penelitian, yaitu 1). kepada masayarakat khusunya yang melakukan praktik tukar menukar anjing dengan alat peralatan rumah tangga agar hendaknya dalam melakukan jual beli baiknya harus terlebih dahulu memperhatikan objek yang akan diperjualbelikan dan memperhatikan rukun dan syarat dalam jual beli yang diatur dalam syariah Islam dan lebih berhati-hati dalam bermuamalah. 2). Kepada tokoh agama dan lembaga yang berwenang di Kabupaten Majene untuk melihat suatu permasalahan di masyarakat Kelurahan Baurung. Untuk bekerja sama mencari solusi memberikan pengarahan kepada Masyarakat secara luas. Bagaimana seharusnya dan lebih berhati-hati dalam melakukan kegiatan muamalah.
Description
Keywords
Citation