Tinjauan Akurasi Arah Kiblat Masjid di Kecamatan Tubo Sendana dengan Penerapan Metode Rashdul Kiblat Harian (Kajian Validitas dan Penerimaan di Masyarakat)

No Thumbnail Available
Date
2026-06-16
Authors
Nurul Huzaimah
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Nama : Nurul Huzaimah NIM : 20156120029 Program Studi : Hukum Keluarga Islam Judul : Tinjauan Akurasi Arah Kiblat Masjid di Kecamatan Tubo Sendana dengan Penerapan Metode Rashdul Kiblat Harian (Kajian Validitas dan Penerimaan di Masyarakat) Peneliti mengangkat judul penelitian tentang “Tinjauan Akurasi Arah Kiblat Masjid di Kecamatan Tubo Sendana dengan Penerapan Metode Rashdul Kiblat Harian (Kajian Validitas dan Penerimaan di Masyarakat)”. Adapun permasalahan yang dikaji yaitu: 1. Bagaimana hasil pengukuran arah kiblat menggunakan metode rashdul kiblat harian pada masjid yang ada dikecamatan tubo sendana? 2. Bagaimana masyarakat menerima hasil penentuan arah kiblat yang diperoleh melalui metode rashdul kiblat harian pada Masjid yang ada di Kecamatan Tubo Sendana? Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dan juga penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian di Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene. Jenis data dan sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer yang dimana data diperoleh langsung dari lapangan melalui hasil observasi dan wawancara pada masyarakat, sumber data sekunder diperoleh dari sumber terdahulu seperti buku dan jurnal. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen penelitian yaitu semua alat yang digunakan pada penelitian ini seperti buku, hp, tongkat atau benda yang dapat berdiri tegak lurus, mistar, spidol, mistar lurus dan mistar bundar, kompas dan aplikasi pendukung lainnya seperti EphemerisMeeus, Scientific Calculator, Google Earth Pro yang terdapat dalam HP Android yang digunakan oleh calon peneliti. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa proses yaitu pemeriksaan data, klasifikasi, analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dari 30 masjid yang dijadikan sampel, 6 masjid dan 1 mushallah dengan arah kiblat yang akurat. Selain itu, terdapat 6 masjid dan 1 mushallah dengan arah kiblat yang mengalami kemelencengan 1° hingga 2° ke arah selatan atau barat (masih dalam batas toleransi). Sementara itu, terdapat 11 masjid dan 5 mushallah dengan arah kiblat yang melampaui batas toleransi, baik ke arah barat maupun utara. Penyimpangan ini dinilai tidak akurat karena telah keluar dari batas wilayah Benua Arab. Penerimaan masyarakat terhadap hasil penentuan arah kiblat menggunakan metode rashdul kiblat harian adalah dari 4 responden yang telah dipilih, 2 responden yang percaya dan menerima hasil pengukuran dari peneliti, dan 2 responden lainnya tetap percaya bahwa menghadap kiblat sesungguhnya tergantung niat dan jika ingin mengubah arah kiblat masjid butuh biaya besar.
Description
Keywords
Citation