Penggunaan Model Crossword Puzzle Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas Vii A Mtsn 1 Polewali Mandar
Penggunaan Model Crossword Puzzle Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas Vii A Mtsn 1 Polewali Mandar
No Thumbnail Available
Date
2026-06-08
Authors
Taswin
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui peningkatan hasil
belajar peserta didik sebelum diterapkan model Crossword Puzzle pada
pembelajaran akidah akhlak. (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar
peserta didik setelah diterapkan model Crossword Puzzle pada pembelajaran
akidah akhlak. (3) Untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar peserta
didik sebelum dan setelah menerapkan model Crossword Puzzle pada
pembelajaran akidah akhlak di kelas VII A MTsN 1 Polewali Mandar.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan
desain one group pre-test dan post-tes. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari
semua siswa VII A di MTsN 1 Polewali Mandar sekaligus menjadi sampel yang
berjumlah 23 orang. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ialah teknik
analisis data deskriptif dan inferensial.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) hasil belajar peserta didik
sebelum menerapkan model Crossword Puzzle pada mata pelajaran akidah
akhlak di kelas VII A MTsN 1 Polewali Mandar termasuk dalam kategori kurang
dengan nilai rata-rata 64,86. (2) Hasil belajar peserta didik setelah menerapkan
model Crossword Puzzle pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas VII A
MTsN 1 Polewali Mandar termasuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata
80,82. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah
menerapkan model Crossword Puzzle pada pembelajaran akidah akhlak kelas
VII A MtsN 1 Polewali mandar berdasarkan hasil uji paired sampel t-test dengan
memperoleh nilai sig 0,000. Hal tersebut dapat di simpulkan bahwa hipotesis
H0 tidak valid dan hipotesis H1 Valid. Hal ini di sebabkan karena nilai sig, (2
Paired) lebih kecil dari pada signifikan α yakni 0,000 < 0,005.