Peran Guru PAI dalam Pembentukan Moral Peserta Didik melalui Majelis Taubat Remaja di SMPN 4 Tinambung
Peran Guru PAI dalam Pembentukan Moral Peserta Didik melalui Majelis Taubat Remaja di SMPN 4 Tinambung
No Thumbnail Available
Date
2025-10-30
Authors
MUH. TUPATUL RAKIBIN
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
ABSTRAK
Nama : MUH. TUPATUL RAKIBIN
NIM : 10156121131
Program Studi : Pendidikan Agama Islam
Judul : Peran Guru PAI dalam Pembentukan Moral Peserta
Didik melalui Majelis Taubat Remaja di SMPN 4 Tinambung
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana
peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk moral peserta didik
melalui Majelis Taubat Remaja di SMPN 4 Tinambung?
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Pendekatan ini dipilih karena sesuai untuk mengkaji fenomena moral
peserta didik yang kompleks dan kontekstual, serta untuk menggali secara
mendalam proses pembinaan moral yang dilakukan oleh guru PAI melalui forum
Majelis Taubat Remaja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara (guru PAI, guru BK, dan Peserta Didik), dan dokumentasi. Analisis
data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data secara naratif, dan
menarik kesimpulan berdasarkan pola-pola tematik yang ditemukan di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran yang
strategis dalam pembentukan moral peserta didik, yaitu sebagai teladan,
pembimbing, dan pengawas. Sebagai teladan, guru PAI menampilkan sikap dan
perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam, seperti kedisiplinan, kejujuran,
kesopanan, serta tanggung jawab, sehingga peserta didik dapat meniru dan
menjadikannya contoh dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai pembimbing, guru
PAI memberikan arahan dan motivasi melalui kegiatan keagamaan, diskusi, serta
bimbingan pribadi atau secara personal yang membantu peserta didik memahami
dan memperbaiki perilakunya. Sementara sebagai pengawas, guru PAI memantau
pelaksanaan nilai-nilai moral dan ibadah peserta didik, serta memberikan nasihat
apabila ditemukan perilaku yang menyimpang dari ajaran Islam. Melalui program
Majelis Taubat Remaja yang dilaksanakan secara rutin dan terstruktur; meliputi
kegiatan tilawah, ceramah, kultum, dan keteladanan langsung dari guru maupun
tokoh agama yang diundang dari pondok pesantren. Peserta didik terbina untuk
memiliki kesadaran spiritual, kedisiplinan dalam beribadah, serta perilaku etis
dalam kesehariannya penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan
peran guru PAI dalam pembinaan karakter melalui forum keagamaan yang
berkelanjutan dan berbasis keteladanan.
Kata Kunci: Peran Guru PAI, Moral, Majelis Taubat Remaja