Implementasi Strategi Pembelajaran Inkuiri Dalam Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMAN 1 Sendana
Implementasi Strategi Pembelajaran Inkuiri Dalam Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMAN 1 Sendana
No Thumbnail Available
Date
2025-12-24
Authors
Maghfira Cahya AR
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : Maghfira Cahya AR
NIM : 10156121212
Program Studi : Pendidikan Agama Islam
Judul : Implementasi Strategi Pembelajaran Inkuiri Dalam
Meningkatkan kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik
Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD
SMAN 1 Sendana
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implemntasi strategi
pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik
pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMAN 1 Sendana.
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting dalam
Kurikulum Merdeka dan sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Namun, observasi
awal menunjukkan bahwa pembelajaran PAI masih didominasi metode ceramah
dan belum mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam berpikir kritis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One
Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian adalah 31 peserta didik kelas XI 6 yang
dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa soal essay
yang disusun berdasarkan enam indikator berpikir kritis menurut Facione:
interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan pengaturan diri. Data
dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan strategi inkuiri,
mayoritas peserta didik (87,1%) berada pada kategori “kurang” dengan skor rata-
rata pretest sebesar 2,5. Setelah penerapan strategi inkuiri selama enam kali
pertemuan dengan metode yang bervariasi seperti diskusi, snowball throwing, TGT,
dan debat, skor posttest meningkat menjadi 3,8 dengan distribusi peserta didik
berpindah ke kategori “cukup” dan “baik”. Uji paired sample t-test menunjukkan
nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara
hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, strategi pembelajaran inkuiri terbukti
efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Kata Kunci: Strategi Inkuiri, Berpikir Kritis, Pendidikan Agama Islam,
Kurikulum Merdeka, Indikator Facione