Persepsi Guru Terhadap Penerapan Penilaian Diagnostik Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran PAI SMA Negeri 2 Majene
Persepsi Guru Terhadap Penerapan Penilaian Diagnostik Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran PAI SMA Negeri 2 Majene
No Thumbnail Available
Date
2026-02-25
Authors
Marwah Yanti Swajir
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN MAJENE
Abstract
ABSTRAK
Nama : MARWAH YANTI SWAJIR
Nim : 10156120197
Program Studi : Pendidikan Agama Islam
Judul : Persepsi Guru Terhadap Penerapan Penilaian Diagnostik
Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran PAI SMA
Negeri 2 Majene
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap penerapan
penilaian diagnostik dalam Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran
Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA Negeri 2 Majene. Penilaian diagnostik
merupakan salah satu inovasi Kurikulum Merdeka yang digunakan untuk
mengidentifikasi kemampuan awal, kekuatan, serta kelemahan peserta didik
sehingga pembelajaran dapat dirancang sesuai kebutuhan mereka. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode
studi kasus. Subjek penelitian adalah guru PAI di SMA Negeri 2 Majene. Data
diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis
melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi, penarikan
kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki persepsi positif
terhadap penerapan penilaian diagnostik karena dinilai membantu memahami
karakteristik, kebutuhan belajar, dan potensi peserta didik, serta mendukung
pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif sesuai prinsip Kurikulum Merdeka.
Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan pemahaman konsep penilaian
diagnostik, keterbatasan waktu pelaksanaan, dan kurangnya fasilitas pendukung.
Temuan ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan pendampingan bagi guru,
penyediaan sarana pendukung, serta penguatan kebijakan sekolah untuk
mengoptimalkan penerapan penilaian diagnostik.
Kata Kunci: Persepsi guru, penilaian diagnostik, kurikulum merdeka belajar,
Pendidikan Agama Islam.