IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM PRAKTIK ARISAN DAGING SAPI DI KECAMATAN WONOMULYO
IMPLEMENTASI PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM PRAKTIK ARISAN DAGING SAPI DI KECAMATAN WONOMULYO
No Thumbnail Available
Date
2025-06-24
Authors
NURDIA AN NISA
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
Penelitian ini membahas tentang bagaimana implementasi prinsip ekonomi
syariah dalam praktik arisan daging sapi dengan mengangkat dua rumusan masalah
yaitu: 1) Bagaimana praktik arisan daging sapi di Kecamatan Wonomulyo dan 2)
Bagaimana impelemntasi prinsip hukum ekonomi syariah dalam praktik arisan
daging sapi di Kecamatan Wonomulyo.
Jenis penelitian adalah penelitian normatif-e mpiris dengan menggunakan
pendekatan teologi normatif Syar’i, pendekatan konseptual, dan pendekatan
fenomonologi. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis
dengan menggunakan metode pemeriksaan data, klasifikasi, analisis data, dan
kemudian menarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik arisan daging sapi di Dusun
03 Magelang Kecamatan Wonomulyo menggunakan sistem akad qard (utang
piutang) tetapi tidak sepenuhnya sebagai utang, karena dalam pelunasannya tidak
menuntut untuk segera di lunasi. Implementasi ekonomi syariah berdasarkan dari 6
(Enam) prinsip yaitu prinsip tauhid, prinsip amanah, prinsip maslahat, prinsip
keadilan, prinsip ibah}ah, prinsip terhindar dari garar, riba, dan z}ulm. Maka, praktik
arisan daging sapi ini terdapat unsur garar dan riba. Dalam praktiknya juga tidak
terdapat transparansi dana berupa jumlah pengeluaran pembelian daging sapi
terhadap semua anggota.
Sehubungan dengan kesimpulan di atas, maka pihak-pihak yang terlibat
disarankan: 1) Untuk anggota arisan agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan
syariah dapat mendorong praktik yang lebih sesuai dengan prinsip syariah. 2) Untuk
ketua arisan sebaiknya dalam pengelolaan dana yang lebih transparan dan adil.