KESULITAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH PPPA GUPPI RANGAS KELAS X BAHASA
KESULITAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH PPPA GUPPI RANGAS KELAS X BAHASA
No Thumbnail Available
Date
2025-06-25
Authors
MUSDALIFA.U
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
Pokok Permasalahan dalam skripsi ini membahas tentang Kesulitan
Belajar pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah
PPPA Guppi Rangas Kelas X Bahasa. Rumusan masalah penelitian ini yakni (1)
Apa saja jenis kesulitan belajar yang dialami peserta didik selama belajar SKI di
Madrasah Aliyah PPPA Guppi kelas X Bahasa?, (2) Apa Faktor penyebab
kesulitan belajar yang dialami peserta didik selama belajar SKI di Madrasah
Aliyah PPPA Guppi Rangas kelas X Bahasa.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui
observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah
reduksi data, penyajian data kemudian ditarik kesimpulan sesuai dengan tujuan
penelitian. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil: (1) Jenis kesulitan
belajar pada mata pelajaran SKI peserta didik MA PPPA Guppi Rangas kelas X
bahasa yaitu, kesulitan membaca, menulis, menalar, berhitung, persepsi, ingatan,
perhatian, pengolahan bahasa (language processing), working memory. (2) Faktor
penyebab kesulitan belajar yang dialami peserta didik selama belajar SKI di
Madrasah Aliyah PPPA Guppi Rangas kelas X Bahasa. Faktor Intern diantaranya:
Kurangnya kesadaran atau minat peserta didik dalam mempelajari SKI, kurangnya
semangat peserta didik akibat kelelahan mencatat dan banyaknya tugas dari mata
pelajaran lain yang harus diselesaikan di hari yang sama. Faktor ekstern
diantaranya: kurangnya partisipasi orang tua, terbatasnya alat media dan metode
belajar serta pengaruh teman sepergaulan. Solusi untuk mengatasi Kesulitan
belajar yaitu menerapkan metode SQ3R, metode sosiodrama, metode time line,
metode simulasi dan melengkapi media pembelajaran, tenaga pengajar,
menampilkan video yang memuat pengucapan frasa nama karakter serta
memberikan quis.