IMPLEMENTASI MATA KULIAH MICROTEACHING DALAM PEMBENTUKAN KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM JURUSAN TARBIYAH DAN KEGURUAN ANGKATAN 2021 SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) MAJENE

No Thumbnail Available
Date
2025-06-25
Authors
JELITA
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Repository STAIN Majene
Abstract
Microteaching memiliki peran penting dalam membentuk calon pendidik, sehingga pelaksanaanya disarankan berlangsung secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi dari mata kuliah microteaching dalam pembentukan keterampilan mengajar mahasiswa angkatan 2021 Jurusan Tarbiyah dan Keguruan Prodi PAI di STAIN Majene. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode pendekatan fenomenologi, peneliti memperoleh data dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat enam langkah dalam implementasi mata kuliah microteaching yang terdiri dari:(1) pengenalan konsep microteaching yang dilakukan di awal perkuliahan dengan pemberian materi terstruktur, sehingga mahasiswa dapat membentuk keterampilan mengajar mulai dari keterampilan membuka sampai dengan menutup.(2) penyajian model dan diskusi, dimana dosen pembimbing menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, praktik langsung, serta penyusunan makalah Melalui proses ini, mahasiswa dapat membentuk keterampilan mulai dari memilih model atau metode pembelajaran, menerangkan materi, bertanya hingga mengelola kelas.(3) perencanaan atau persiapan mengajar dengan menyusun RPP atau modul dalam hal ini, mahasiswa dapat membentuk keterampilan mulai dari membuka sampai dengan menutup pelajaran.(4) pelaksanaan praktik mengajar yang terdapat empat kelompok dengan observer dan lima kelompok tanpa observer hal ini bertujuan untuk membentuk keterampilan mahasiswa mulai dari membuka sampai dengan menutup pelajaran.(5) diskusi umpan balik (feedback) dilakukan melalui observasi lisan maupun tertulis oleh mahasiswa serta penilaian dosen pembimbing terhadap RPP dan praktik mengajar melalui proses ini, mahasiswa dapat membentuk keterampilan mengadakan motivasi. Namun terdapat langkah penting yang tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu yaitu praktik pembelajaran ulang. Selain itu, beberapa kekurangan juga ditemukan di kelas tertentu seperti feedback yang diberikan kurang spesifik, tidak adanya lembar penilaian dan tidak tersedianya rencana pelaksanaan semester (RPS).
Description
Keywords
Citation