03 Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah
Permanent URI for this community
Browse
Browsing 03 Jurusan Ushuluddin, Adab dan Dakwah by Title
Results Per Page
Sort Options
-
ItemAdaptasi Dakwah dalam Tradisi Mattera’ Pangaji pada Masyarakat Mandar Desa Maliaya Kecamatan Malunda(Repository STAIN MAJENE, 2026-06-04) Ikbal IdrisNama : Ikbal Idris Nim : 30356119059 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul : Adaptasi Dakwah dalam Tradisi Mattera’ Pangaji pada Masyarakat Mandar Desa Maliaya Kecamatan Malunda Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana memaknai ritual tradisi mattera’ pangaji dan bagaimana bentuk adaptasi dakwah tradisi mattera’ pangaji pada masyarakat Mandar Desa Maliaya Kecamatan Malunda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena menghasilkan data deskriptif melalui responden yang peneliti amati baik secara tertulis maupun lisan. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualtitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 6 orang. Adapun teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk melakukan teknik pengolahan dan analisis data menggunakan reduksi data dengan mentransformasi data mentah yang dihasilkan di lapangan, dan penyajian data dengan mengumpulkan informasi yang kemudian menarik kesimpulan kualitatif dan mengambil tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tradisi mattera’ pangaji ini merupakan motivasi bagi anak-anak agar rajin membaca al-Qur’an, hal ini juga merupakan salah satu cara untuk mengajak masyarakat agar selalu menghormati guru dan mendapatkan keberkahan dengan melaksanakan ritual mattera’ pangaji. Bentuk adaptasi dakwah dalam tradisi mattera’ pangaji bagi masyarakat Mandar Desa Maliaya yaitu musyawarah, kerja sama dan gotong royong, menghargai sesama. Implikasi hasil penelitian yang di jelaskan di atas di simpulkan bahwa penerapan adaptasi dakwah dalam tradisi mattera’ pangaji yang diuraikan dalam penelitian ini yaitu memudahkan orang tua sang anak sehingga tradisi tersebut tetap terjaga dan dilestarikan hingga saat ini. Kata Kunci: Adaptasi Dakwah, Tradisi, Mattera Pangaji
-
ItemAdaptasi Dakwah dalam Tradisi Mattera’ Pangaji pada Masyarakat Mandar Desa Maliaya Kecamatan Malunda(Repository STAIN MAJENE, 2026-06-04) Ikbal IdrisNama : Ikbal Idris Nim : 30356119059 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul : Adaptasi Dakwah dalam Tradisi Mattera’ Pangaji pada Masyarakat Mandar Desa Maliaya Kecamatan Malunda Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana memaknai ritual tradisi mattera’ pangaji dan bagaimana bentuk adaptasi dakwah tradisi mattera’ pangaji pada masyarakat Mandar Desa Maliaya Kecamatan Malunda. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena menghasilkan data deskriptif melalui 11 responden yang peneliti amati baik secara tertulis maupun lisan. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualtitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 6 orang. Adapun teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk melakukan teknik pengolahan dan analisis data menggunakan reduksi data dengan mentransformasi data mentah yang dihasilkan di lapangan, dan penyajian data dengan mengumpulkan informasi yang kemudian menarik kesimpulan kualitatif dan mengambil tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tradisi mattera’ pangaji ini merupakan motivasi bagi anak-anak agar rajin membaca al-Qur’an, hal ini juga merupakan salah satu cara untuk mengajak masyarakat agar selalu menghormati guru dan mendapatkan keberkahan dengan melaksanakan ritual mattera’ pangaji. Bentuk adaptasi dakwah dalam tradisi mattera’ pangaji bagi masyarakat Mandar Desa Maliaya yaitu musyawarah, kerja sama dan gotong royong, menghargai sesama. Implikasi hasil penelitian yang di jelaskan di atas di simpulkan bahwa penerapan adaptasi dakwah dalam tradisi mattera’ pangaji yang diuraikan dalam penelitian ini yaitu memudahkan orang tua sang anak sehingga tradisi tersebut tetap terjaga dan dilestarikan hingga saat ini. Kata Kunci: Adaptasi Dakwah, Tradisi, Mattera Pangaji
-
ItemAKSEPTASI MASYARAKAT MANDAR TERHADAP AL-MU‘AWWIŻATAIN DALAM MERESPON KEJAHATAN SIHIR DI POLEWALI MANDAR (Studi Living Qur’an((REPOSITORI STAIN MAJENE, 2022) DEWI SARTIKAPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana upaya masyarakat Mandar terhadap al-Mu‘awwiżatain sebagai pelindung dari kejahatan sihir di Polewali Mandar, (2) bagaimana upaya masyarakat Mandar dalam penggunaan al-Mu‘awwiżatain sebagai obat dan penyembuh dari kejahatan sihir di Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriktif, berupa kata-kata yang tertulis atau lisan dari narasumber yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan obeservasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, kemudian dari data tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini, adalah penerimaan masyarakat Mandar terhadap al-Mu‘awwiżatain , yaitu: (1) adanya upaya masyarakat Mandar terhadap al-Mu‘awwiżatain sebagai pelindung dari kejahatan sihir di Polewali Mandar, (2) adanya upaya masyarakat Mandar dalam penggunaan al-Mu‘awwiżatain sebagai obat dan penyembuh dari kejahatan sihir di Polewali Mandar. Hasil penelitian dari akseptasi masyarakat Mandar terhadap al-Mu‘awwiżatain dalam merespon kejahatan sihir di Polewali Mandar, ialah pada umumnya masyarakat Polewali Mandar menerima al-Mu‘awwiżatain . Bentuk penerimaan mereka terhadap al-Mu‘awwiżatain berbeda-beda, ada yang menerima surah ini tetapi dibarengi dengan bacaan lain, adapula yang mengamalkannya tetapi masih melakukan upaya perdukunan, serta adapula yang mengamalkannya dan dibarengi dengan surah perlindungan lainnya. Selain itu, terdapat macam bentuk pengamalan masyarakat Mandar terhadap al-Muawwizatain, yaitu: ada yang mengamalkannya sebagai do’a atau pelindung yang meliputi dibaca setelah salat fardu, dibaca setiap pagi dan petang, dan dibaca sebelum tidur. Adapula yang mengamalkan surah ini sebagai obat, dengan cara wirid dengan amalan surah al-Mu‘awwiżatain, dan upaya ruqyah sebagai jalan untuk meminta kesembuhan dari Allah swt dengan membaca surat-surat perlindungan termasuk al-Mu‘awwiżatain . Implikasi dari penelitian ini adalah: Terdapat berbagai bentuk upaya masyarakat Mandar terhadap pengamalan surah al-Mu‘awwiżatain dalam merespon kejahatan sihir, sebagian besar dari mereka mengamalkan surah ini hanya setelah terkena kejahatan sihir, dan seharusnya masyarakat Mandar perlu mengamalkan surah al-Mu‘awwiżatain baik itu sebelum maupun setelah terkena sihir.
-
ItemANALISIS AYAT-AYAT KEWARISAN DALAM ALQURAN (TELAAH KRITIS ATAS APLIKASI METODE DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN)(Repository STAIN Majene, 2024-10-18) MUH. IBNU DZAUQY ACOSkripsi ini membahas tentang pemahaman Fazlur Rahman dalam memahami ayat-ayat hukum kewarisan dengan metodenya double movement. Metode yang disodorkan oleh Rahman dengan harapan pembaharuan Islam dalam memahami pesan Tuhan menuai dukungan dan kritikan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk aplikasi ayat-ayat kewarisan dalam Alquran melalui metode double movement Fazlur Rahman dengan analisa kritis. Jenis penelitian ini adalah library research dengan tematik terhadap ayat- ayat kewarisan melalui penggunaan metode double movement Fazlur Rahman. Serta menjelaskan uraian penafsiran-penafsiran terhadap ayat-ayat hukum waris menurut ulama dan melalui metode double movement. Sumber rujukan dari penelitian ini adalah Aplikasi Teori Double Movement Fazlur Rahman dan Telaah Kritis Pemikiran Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fazlur Rahman dalam memahami hukum waris menganggap pembagian yang lebih adil adalah pembagian 1:1 antara anak laki-laki dan perempuan. Pemikiran dan penafsirannya ini lahir dari pemahaman Rahman bahwa laki-laki diberikan kelebihan di atas perempuan bukan dari sisi fitrahnya melainkan sosial yang memberikannya kesempatan untuk memiliki ketinggian derajat di atas perempuan. Selanjutnya, kritik pada penafsiran Rahman pada ayat warisan yang menganggap pembagian yang seharusnya adalah 1:1 adalah terdapat dua sisi kritik. Pertama internal. Hasil dari langkah pertama dan kedua seharusnya menghasilkan penerapan warisan dominan 2:1 dan memberikan penerapan warisan 1:1 jika ada maslahat. Agar penerapan hukum masih sejalan dengan muradullah (kehendak Allah) dan tidak lebih mendahulukan muradul aql (kehendak akal manusia). Kedua adalah eksternal yang meliputi tiga perkara. Pertama, bahwa ayat warisan termasuk ayat yang qath’iy dilalah. Kedua, adanya hadits untuk mempelajari faraidh. Ketiga, pembagian 1:1 bertentangan dengan mantuq ayat warisan yang termasuk nash. Implikasi dari penelitian ini adalah memberi kehati-hatian kepada penafsir yang hendak mengunakan metode ini. Sebab, Diperlukan untuk menyaring sesuatu yang akan menjadi objek penerapan metode tafsir ini. Karenanya, perlu adanya pemahaman dan penjelasan lebih lanjut mengenai metode ini pada langkah yang kedua dengan contoh yang konkret.
-
ItemAnalisis Isi Pesan Dakwah Akhlak pada Desain Poster One Day One Story (ODOS) Komunitas Ruang Edit Indonesia(Repository STAIN MAJENE, 2025-11-12) Muhammad Yassir SafriNama : Muhammad Yassir Safri Nim : 30356121015 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul : Analisis Isi Pesan Dakwah Akhlak pada Desain Poster One Day One Story (ODOS) Komunitas Ruang Edit Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah akhlak dalam poster One Day One Story (ODOS) Komunitas Ruang Edit Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana nilai-nilai akhlak direpresentasikan melalui teks dan visual, serta bagaimana poster tersebut berfungsi sebagai media dakwah di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi kualitatif dan perspektif ilmu dakwah. Analisis difokuskan pada makna, simbol, serta pesan moral yang termuat dalam elemen visual maupun teks pada poster ODOS. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap konten poster yang dipublikasikan komunitas, serta dokumentasi berupa arsip digital seperti tangkapan layar dan file desain poster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua dimensi utama pesan dakwah akhlak dalam poster ODOS, yaitu akhlak kepada Allah Swt. yang meliputi keikhlasan, kesabaran, rasa syukur, dan tawakal, serta akhlak kepada sesama manusia, seperti etika berbicara, toleransi, kesetiaan, dan kepedulian sosial. Poster ODOS mengemas pesan dakwah dalam bentuk yang humanis dengan dukungan desain visual yang menarik, sehingga efektif menyampaikan nilai-nilai akhlak kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kendati demikian, penggunaan unsur-unsur desain grafis poster One Day One Story (ODOS) yang diproduksi oleh Komunitas Ruang Edit tidak selalu selaras dengan pesan dakwah akhlak yang disampaikan, meliputi aspek pemilihan warna, gambar dan elemen visual lainnya. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah berbasis media digital, khususnya melalui desain poster, dapat menjadi strategi komunikasi yang relevan dan adaptif terhadap pola konsumsi informasi generasi milenial dan Z. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan metode dakwah kreatif yang mengintegrasikan kekuatan visual dengan pesan moral, sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas serta memperkuat internalisasi nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pesan Dakwah, Poster, Akhlak, Ruang Edit, ODOS.
-
ItemAnalisis Isi Pesan Dakwah Akhlak pada Desain Poster One Day One Story (ODOS) Komunitas Ruang Edit Indonesia(Repository STAIN MAJENE, 2025-12-04) Muhammad Yassir SafriPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah akhlak dalam poster One Day One Story (ODOS) Komunitas Ruang Edit Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana nilai-nilai akhlak direpresentasikan melalui teks dan visual, serta bagaimana poster tersebut berfungsi sebagai media dakwah di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi kualitatif dan perspektif ilmu dakwah. Analisis difokuskan pada makna, simbol, serta pesan moral yang termuat dalam elemen visual maupun teks pada poster ODOS. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap konten poster yang dipublikasikan komunitas, serta dokumentasi berupa arsip digital seperti tangkapan layar dan file desain poster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua dimensi utama pesan dakwah akhlak dalam poster ODOS, yaitu akhlak kepada Allah Swt. yang meliputi keikhlasan, kesabaran, rasa syukur, dan tawakal, serta akhlak kepada sesama manusia, seperti etika berbicara, toleransi, kesetiaan, dan kepedulian sosial. Poster ODOS mengemas pesan dakwah dalam bentuk yang humanis dengan dukungan desain visual yang menarik, sehingga efektif menyampaikan nilai-nilai akhlak kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kendati demikian, penggunaan unsur-unsur desain grafis poster One Day One Story (ODOS) yang diproduksi oleh Komunitas Ruang Edit tidak selalu selaras dengan pesan dakwah akhlak yang disampaikan, meliputi aspek pemilihan warna, gambar dan elemen visual lainnya. Penelitian ini menegaskan bahwa dakwah berbasis media digital, khususnya melalui desain poster, dapat menjadi strategi komunikasi yang relevan dan adaptif terhadap pola konsumsi informasi generasi milenial dan Z. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan metode dakwah kreatif yang mengintegrasikan kekuatan visual dengan pesan moral, sehingga mampu menjangkau audiens yang lebih luas serta memperkuat internalisasi nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pesan Dakwah, Poster, Akhlak, Ruang Edit, ODOS.
-
ItemAnalisis Komunikasi Persuasif Dalam Implementasi Program Majene “Mapaccing” Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene kecamatan Banggae Kelurahan Totoli(Repository STAIN MAJENE, 2026-06-16) Haerul AmriNama : Haerul Amri NIM : 30356119091 Judul : Analisis Komunikasi Persuasif Dalam Implementasi Program Majene “Mapaccing” Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene kecamatan Banggae Kelurahan Totoli Penelitian ini menjelaskan tentang komunikasi persuasif dalam implementasi program Majene Mapaccing di lingkungan pemerintah Kabupaten Majene Kecamatan Banggae Kelurahan Totoli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi persuasif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Majene dalam menerapkan program Majene Mapaccing. Penelitian ini diperlukan sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung Majene Mapaccing melalui proses komunikasi persuasif. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskripsif kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan beberapa tahap yaitu observasi, wawancara dan analisis data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Majene Mapaccing yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yaitu dalam bentuk sosialisasi langsung ke masyarakat (kelurahan) dengan melakukan komunikasi persuasif.Pada komunikasi tersebut, implementasi program Majene Mapaccing melalui kegiatan sosialisasi guna memberikan kejelasan informasi agar mudah untuk dipahami seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam proses implementasi program Majene Mapaccing. Kata kunci : Komunikasi Persuasif, Implementasi, Majene Mapaccing.
-
ItemAnalisis Semiotika Cyberbullying Netizen di Instagram @Belinda.Mci11 Dalam Kejuaraan MasterChef Indonesia(Repository STAIN Majene, 2025-10-15) Nur IntanPada era teknologi modern, hampir semua orang menggunakan media dalam aktivitasnya, terutama dalam komunikasi yang berkembang pesat sebagai platform untuk berinteraksi, berbagi, dan aktif di media sosial. Menurut data We Are Social, pengguna media sosial meningkat signifikan hingga 139 juta atau hampir setengah populasi nasional. Media sosial memberi manfaat namun juga tantangan karena dapat disalahgunakan untuk tujuan berbahaya yang berdampak negatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui representasi di balik tindakan cyberbullying secara verbal abuse, emosional abuse, dan physical abuse melalui analisis semiotika, dengan mengkategorikan jenis cyberbullying dalam komentar di Instagram @Belinda.mciII. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode semiotika Ferdinand de Saussure untuk mengidentifikasi makna tanda (signifier) dan penanda (signified). Hasil menunjukkan bahwa verbal dan emosional abuse adalah bentuk cyberbullying paling umum, sementara physical abuse tidak ditemukan. Komentar yang menyerang menunjukkan motif because of motive (tidak suka, kecewa, tidak puas) dan in order to motive (mempermalukan dan menjatuhkan korban). Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan pengawasan agar media sosial tidak menjadi ruang yang dapat merusak reputasi dan kesehatan mental. Kata Kunci: Instagram, Cyberbullying, Komentar Netizen, Analisis Semiotika
-
ItemAnalisis SWOT terhadap Digitalisasi Layanan Penyiaran Publik RRI Mamuju(Repository STAIN MAJENE, 2026-05-24) RisnaNama NIM Program Studi Judul : Risna : 30356121009 : Komunikasi dan Penyiaran Islam : Analisis SWOT terhadap Digitalisasi Layanan Penyiaran Publik RRI Mamuju Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi digitalisasi RRI Mamuju melalui aplikasi RRI Digital, dan mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan strategi digitalisasi RRI Mamuju serta memberikan implikasi hasil analisis SWOT terhadap perkembangan strategi digital RRI Mamuju. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang menuntut lembaga penyiaran publik untuk beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi media masyarakat, terutama generasi muda yang lebih memilih platform digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara dengan kepala stasiun, tim penyiaran, tim teknik, pengelola aplikasi, konten media baru, dan pendengar aplikasi RRI digital, serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi digitalisasi RRI Mamuju mencakup konvergensi media, penguatan identitas lokal, penguatan teknis dan infrastruktur, promosi dan sosialisasi aplikasi, kolaborasi dengan komunitas dan UMKM, serta peningkatan SDM dan kelembagaan; 2) Analisis SWOT mengungkap bahwa RRI Mamuju memiliki kekuatan seperti kemudahan akses aplikasi, konten lokal yang kuat, dan SDM teknik yang kompeten. Namun, terdapat kelemahan seperti keterbatasan jumlah SDM pengelola konten digital, keterbatasan infrastruktur seperti ketergantungan pada server pusat, tidak adanya fitur notifikasi pada aplikasi serta tidak adanya siaran ualang pada konten. Di sisi lain, peluang digitalisasi cukup besar melalui meningkatnya minat generasi muda terhadap platform digital, kolaborasi dengan komunitas lokal, dan promosi lintas platform, sementara ancaman berasal dari gangguan jaringan internet; 3) implikasi strategis hasil dari analisis SWOT meliputi pengembangan konten lokal digital, optimalisasi promosi lintas platform, peningkatan kapasitas SDM konten, serta penguatan infrastruktur jaringan dan sistem cadangan teknis. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa RRI Mamuju perlu memperkuat kapasitas SDM digital, meningkatkan kualitas dan variasi konten lokal berbasis kebutuhan audiens, serta memperluas strategi promosi dan literasi digital kepada masyarakat. Kata Kunci: Digitalisasi, RRI Mamuju, RRI Digital, SWOT, Penyiaran Publik.
-
ItemAYAT-AYAT UKHUWAH DALAM AL-QUR’AN STUDI TAFSIR AL-MUNI><(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2022) MUKSINSkripsi ini membahas tentang penafsiran ayat-ayat ukhuwah perpektif Wahbah al-Zuhaili dengan tafsir al-Muni>r. Pokok pembahasan dan tujan yang ingin dicapai oleh peneliti dalam penelitian ini adalah bagaimana metodologi penafsiran Wahbah al-Zuhaili dalam tafsir al-Muni>r serta implementasi metode riwayat tentang ukhuwah. Jenis penelitian ini adalah library research dengan pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif analisis dalam hal ini peneliti menggambarkan dan menguraikan secara lengkap penafsiran ayat-ayat ukhuwah menurut Wahbah al-Zuhaili dalam tafsirnya kemudian menarik sebuah kesimpulan secara maksimal. Adapun sumber rujukan yaitu tafsir al-Muni>r. Dari hasil penelitian ini, ayat-ayat ukhuwah dalam Alquran menurut Wahbah al-Zuhaili yaitu ukhuwah islamiyyah. Secara metodologi tafsir, Wahbah al-Zuhaili tidak membehas secara terperinci terkait ayat-ayat ukhuwah dalam Alquran baik dalah hal ‘Ira>b, bala>ghah, mufradat lughawi, asba>b al-Nuzu>l tafsir, bayan dan fiqh al-Hayat (konsep hidup) atau hokum. Implikasi dari penelitian ini adalah: ayat-ayat ukhuwah dalam dalam tafsir al-Muni>r hanya bersifat khusus yaitu dalam cakupan agama Islam saja atau ukhuwah Islamiyah. Seharusnya masyarakat bisa memahami konsep persaudaraan dalam Islam Sehingga tujuan dari ukhuwah betul-betul dapat dicapai yang pada akhirnya akan tercipta keharmonisan antara sesama manusia.
-
ItemCORAK TASAWUF DALAM ISLAM(Repository STAIN Majene, 2023-05-06) Muhlis Latif
-
ItemCORAK TASAWUF KH. NOER ALIE(Repository STAIN MAJENE, 2024-05-06) Muhlis Latif
-
ItemDakwah Fardiyah Penghulu Agama Islam Dalam Memediasi Konflik Rumah Tangga (Studi Kasus KUA Kecamatan Pamboang)(Repository STAIN MAJENE, 2026-06-09) HengkyPenelitian ini mengkaji tentang dakwah fardiyah yang dilakukan oleh penghulu agama Islam dalam memediasi konflik rumah tangga di (KUA) Kecamatan Pamboang. Fokus utama penelitian ini meliputi kompetensi penghulu sebagai mediator, pelaksanaan dakwah fardiyah, dalam proses mediasi, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapannya. Tujuan penelitian ini penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan dakwah fardiyah dalam proses mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi struktur, dan dokumentasi terhadap informan yang relevan, yaitu penghulu dan pasangan yang pernah dimediasi. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kompetensi penghulu dalam memediasi konflik rumah tangga mencakup tiga kompetensi yaitu kompetensi teknis, manajerial dan sosial kultural, (2) Dalam konteks mediasi, dakwah fardiyah melalui 6 fase yaitu Ta’aruf (perkenalan), Ta’aluf (saling menyayangi), Al Tafahum (saling pengertian), Pengamatan dan pemeliharaan, Ta’awun dan tanashur tolong menolong dan bantu membantu) serta Pengamatan terhadap keimanan Mad’u. (3) faktor pendukung dalam penerapan dakwah fardiyah meliputi kemampuan dan kredibilitas penghulu, serta adanya kesadaran pasangan untuk mempertahankan rumah tangga. Sementara itu, faktor penghambat utama adalah rendahnya komitmen untuk rujuk, kedatangan pasangan yang hanya bersifat administratif sebelum perceraian, serta kuatnya konflik emosional yang telah berlangsung lama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa dakwah fardiyah memiliki potensi strategis sebagai metode mediasi konflik rumah tangga berdasarkan nilai- nilai keagamaan dan komunikasi antarpribadi. Secara teoritis temuan ini memperkaya Khazanah ilmu dakwah, khususnya pada ranah dakwah antarpribadi dalam konteks resolusi konflik keluarga. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi perlunya penguatan kapasitas penghulu melalui pelatihan mediasi, peningkatan keterampilan komunikasi, serta pengembangan pendekatan mediasi berbasis dakwah agar proses penanganan konflik rumah tangga di KUA dapat berlangsung lebih efektif, prefentif, dan berkelanjutan. Kata kunci: Dakwah Fardiyah, Penghulu, Mediasi, Konflik Rumah Tangga, KUA Kecamatan Pamboang.
-
ItemDakwah Sufistik Tarekat Naqsyabandiyah dalam Membina Spiritualitas Masyarakat Desa Maliaya Kecamatan Malunda Kabupaten Majene(Repository STAIN Majene, 2025-07-28) NasruddinABSTRAK Nama : Nasruddin NIM : 30356120032 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul : Dakwah Sufistik Tarekat Naqsyabandiyah dalam Membina Spiritualitas Masyarakat Desa Maliaya Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mencakup dua aspek utama: (1) bentuk dakwah sufistik Tarekat Naqsyabandiyah dalam membina spiritualitas masyarakat Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, dan (2) tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan dakwah tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendekatan dakwah yang mendalam dan kontekstual untuk membina spiritualitas masyarakat di tengah pengaruh modernisasi dan perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dakwah sufistik Tarekat Naqsyabandiyah terbagi menjadi dua pendekatan. Pertama, dakwah kepada masyarakat umum yang dilakukan melalui majelis taklim dan majelis zikir, terutama pada peringatan hari besar Islam. Kedua, dakwah kepada pengikut tarekat yang meliputi pelaksanaan ritual khusus seperti mandi taubat dan baiat, majelis zikir dan wirid, pembinaan spiritual individu, pengajian kitab tasawuf, dakwah bi al-hal yang dilakukan oleh Mursyid, serta kegiatan sosial keagamaan. Namun, dakwah sufistik ini menghadapi tantangan internal dan eksternal. Tantangan internal meliputi komitmen yang kurang dalam menjalankan amalan tarekat, jadwal kegiatan yang kurang terorganisasi, serta keterbatasan pemahaman sebagian anggota tarekat. Tantangan eksternal mencakup pandangan negatif terhadap tarekat, perubahan sosial akibat modernisasi, dan minimnya dukungan dari tokoh serta pemimpin masyarakat setempat. Penelitian ini memiliki implikasi teoretis berupa pengayaan literatur tentang dakwah sufistik, khususnya peran Tarekat Naqsyabandiyah dalam membina spiritualitas masyarakat di tengah tantangan modernisasi. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi para penggiat tarekat untuk mengembangkan strategi dakwah yang lebih adaptif, terorganisasi, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kata Kunci : Dakwah Sufistik, Tarekat Naqsyabandiyah, Spiritualitas Masyarakat
-
ItemDiajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Meraih Gelar Sarjana Sosial (S.Sos.) pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Jurusan Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene(STAIN MAJENE, 2024-05-13) DAMRA DWIYANTIABSTRAK Nama : Damra Dwiyanti NIM : 30356119008 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam Judul : Pesan Dakwah Akhlak dalam Film Merindu Cahaya De Amstel (Analisis Semiologi Ferdinand De Saussure) Penelitian ini fokus pada pesan dakwah akhlak yang terkandung dalam film “Merindu Cahaya De Amstel”. Maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah apa saja pesan dakwah akhlak dalam film Merindu Cahaya De Amstel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja pesan dakwah akhlak yang terkandung dalam film “Merindu Cahaya De Amstel” dan bagaimana pesan itu tergambar pada adegan maupun dialog dalam film “Merindu Cahaya De Amstel” sehingga makna dari pesan dakwah akhlak dapat tersampaikan kepada penonton. Jenis penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan analisis semiologi. Unit analisis penelitian ini adalah potongan-potongan gambar, teks, suara, atau bunyi- bunyian yang terdapat dalam film “Merindu Cahaya De Amstel”. Jenis data objek penelitian ini ialah data primer dan data sekunder. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode semiologi Ferdinand de Saussure dengan dua tahap yakni penanda (signifier) dan petanda (signified). Hasil penelitian ini menunjukkan pesan dakwah akhlak yang terkandung dalam film “Merindu Cahaya De Amstel” di antaranya: Pesan dakwah akhlak kepada Allah terdapat pesan dakwah taubat, tawakkal, dan ikhlas. Kemudian pesan dakwah akhlak kepada sesama manusia terdapat pesan dakwah tolong menolong, saling memaafkan dan mengucapkan salam. Implikasi dari penelitian ini adalah kepada penggemar film, diharapkan dapat lebih selektif dalam memilih film sebagai media hiburan yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik dan dapat menambah wawasan dan pemahaman kepada pembaca dalam bidang ilmu keagamaan khususnya mengenai pesan-pesan dakwah akhlak serta dapat menjadi referensi bagi mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam khususnya yang melakukan penelitian mengenai pesan dakwah, film, semiologi, dan analisis Ferdinand de Saussure.
-
ItemDialektika Eksploitasi Alam Dan Mitigasi Bencana Dalam Perspektif Al-Qur’an(Repository STAIN MAJENE, 2026-05-23) SuhraABSTRAK Nama : Suhra Nim : 30156117021 Judul : Dialektika Eksploitasi Alam Dan Mitigasi Bencana Dalam Perspektif Al-Qur’an Latar belakang penelitian ini, berawal terjadinya kerusakan lingkungan baik dari aspek internal maupun eksternal, diakibatkan keserakahan manusia dalam menguras habis-habisan sumber daya alam, sebagai halnya yang disebutkan dalam firmanya surah Ar-Rum [30]: 41, manusia dengan segala tindakan sudah semakin menyeleweng dengan alam. Keserakahannya dalam memperbudak alam dengan terus-menerus serta menghabiskan energi serta sumber daya alam yang ada di dalamnya. Padahal Allah swt, telah memberikan sebuah peringatan keras di dalam al-Qur‟an supaya manusia tidak melakukan pengrusakan di alam semesta ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Bagaimana eksploitasi alam dan mitigasi bencana dalam perspektif al-Qur‟an ?” Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode maudhu‟i dan dalam bentuk penelitian kepustakaan (library research), yakni penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan buku-buku yang terkait dengan pembahasan. Metode yang diterapkan dalam karya ini adalah metode maudhu‟i. Metode tafsir maudhu‟i (tematik) adalah pendekatan yang memilih satu tema yang terdapat dalam al-Qur‟an, lalu mengumpulkan ayat-ayat yang relevan dengan tema tersebut. Kemudian, ayat-ayat yang bersifat umum dan berhubungan dengan yang spesifik, serta yang muthlak dikombinasikan dengan muqayad, dan lainnya. Karena sudah ada karya tulis yang membahas secara luas tentang eksploitasi alam dengan mitigasi bencana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dialektika eksploitasi alam dengan mitigasi bencana merupakan satu kesatuan, dalam al-Qur‟an dikatakan bahwa kedua hal ini saling berhubungan satu sama lain karena di dalam mengeksploitasi secara berlebihan pasti terjadi yang namanya bencana jadi dalam untuk mencegah tersebut diadakan yang namanya mitigasi. Berdasarkan penelitian ini ditemukan eksploitasi alam dengan mitigasi bencana pada hakikatnya berhubungan dengan manusia. Allah swt, menciptakan manusia di muka bumi ini untuk menjadi khalifah untuk menjaga alam, akan tetapi apa yang terjadi mereka melakukan eksploitasi berlebihan dan tidak memperhatikan dampak yang akan terjadi, padahal manusia dituntun untuk memelihara kelestarian alam bukan untuk merusaknya
-
ItemDIFUSI INOVASI SEVIMA SIAKADCLOUD SEBAGAI SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI STAIN MAJENE(Repository STAIN MAJENE, 2025-02-25) JUMARNIABSTRAK Nama : JUMARNI NIM : 30356120005 Program Studi : Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Judul : Difusi Inovasi Sevima SiAkadCloud Sebagai Sistem Informasi Akademik di STAIN Majene Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses difusi inovasi Sevima siAkadCloud, mengidentifikasi faktor-faktor pendukung, serta tantangan dalam penerapannya di STAIN Majene Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif di lapangan, berlokasi di STAIN Majene. Pendekatan keilmuan yang digunakan adalah teknologi informasi dan komunikasi. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan dua kelompok informan: internal (mahasiswa, dosen, dan staf administrasi) serta eksternal (admin Sevima). Data sekunder diambil dari buku, jurnal, dan dokumen terkait. Metode analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman serta triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses difusi inovasi Sevima siAkadCloud di STAIN Majene berlangsung cepat, didukung oleh kemudahan penggunaan, fitur yang lengkap, dan rekomendasi dari pengguna di kampus lain. Namun, penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur, kesulitan adaptasi terutama bagi dosen senior yang tidak melek teknologi serta dosen junior yang hanya fokus pada beberapa fitur seperti modul SIM akademik, dan kurang optimalnya beberapa fitur seperti modul akreditasi, tugas akhir, dan Ed-Link. Meskipun begitu, sistem ini secara keseluruhan dianggap lebih baik dan lebih lengkap dibandingkan dengan sistem sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang proses difusi inovasi Sevima siAkadCloud di STAIN Majene, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis dan teoretis dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya terkait adopsi sistem informasi akademik berbasis cloud di perguruan tinggi Islam serta memberikan kontribusi pada pengembangan teori difusi inovasi dalam konteks pendidikan tinggi. Kata Kunci: Difusi inovasi, Sevima siAkadCloud, Teknologi informasi.
-
ItemDIGITALISASI DAKWAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI KANAL YUOTUBE PANDARA MUSLIM(Repository STAIN Majene, 2024-10-31) MURSYIDAH AUNI
-
ItemDiskursus Jihad dan Ekstremisme Agama dalam Al-Qur’an (Telaah Kritis atas Kajian Garry Wills Perspektif Ilmu Tafsir)(Repository STAIN MAJENE, 2025-12-24) ZulfadliNama : Zulfadli Nim : 30156120027 Program Studi : Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Judul : Diskursus Jihad dan Ekstremisme Agama dalam Al-Qur’an (Telaah Kritis atas Kajian Garry Wills Perspektif Ilmu Tafsir) Penelitian ini membahas tentang interpretasi Garry Wills atas ayat-ayat jihad dan ekstremisme agama. Garry Wills adalah tokoh katolik kontroversial dengan bukunya yang berjudul What the Qur’an Meant and Why it Matters. Buku ini memuat berbagai macam topik yang berkaitan dengan al-Qur’an dan fenomena beragama dalam Islam, salah-satu diantaranya topik yang sangat kontroversial yaitu jihad. Tulisan Garry Wills ini mendapatkan beberapa pujian dan kritikan dari berbagai pihak mengenai kesesuaian antara interpretasi Garry Wills dengan makna yang dikehendaki oleh al-Qur’an. Sehingga menarik untuk diteliti kesesuaian antara keduanya menggunakan perangkat ilmu tafsir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif berbentuk library research. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis-kritis dan ilmu tafsir. Model penelitian ini dianggap lebih efektif untuk menguji kesesuaian antara interpretasi Garry Wills dengan makna jihad yang diinginkan oleh teks al-Qur’an. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Garry Wills memandang jihad sebagai sesuatu yang sangat damai. Garry Wills membagi pembahasan jihadnya dalam tiga poin besar, yaitu: perang untuk mempertahankan diri (just defensive war), ayat pedang (sword verse), dan membuat perang menjadi suci (making war holy). Interpretasi Garry termasuk dalam kategori ijmali. Paradigma penafsiran Garry sangat terpengaruh oleh profesinya sebagai jurnalis yang pakar dalam bidang sejarah, politik, dan agama. Perpaduan antara keahliannya tersebut dengan misinya untuk meredam Islamofobia menjadikan fokus penafsirannya cenderung sempit, yakni berkisar pada isu kekerasan dan anti-kekerasan. Interpretasi Garry Wills atas al-Qur’an tidak lebih dari sekadar produk pemahaman personal, bukan hasil tafsir. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kaidah metodologis yang sudah paten namun tidak digunakan oleh Garry Wills. Akibatnya, hasil interpretasi yang dihasilkan tidak melalui proses analisis yang terukur baik secara kebahasaaan, asba>b nuzu>l, qiraat, munasabah, dan lain sebagainya. Hasil interpretasinya cenderung sempit dan terlepas dari koherensi makna yang dikehendaki oleh teks al-Qur’an. Interpretasi seperti ini cenderung rentang terhadap bias subjektif dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap makna al-Qur’an itu sendiri. Implikasi penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam kepada pembaca maupun penulis tentang ragam penafsiran mengenai topik jihad dari berbagai perspektif. Termasuk Garry Wills yang merupakan sejarawan katolik. Penelian ini juga dapat memotivasi agar semakin banyak akademisi berperan aktif sebagai Islam moderat yang berusaha melakukan revitalisasi Islam Inklusif. Kata Kunci: Jihad, Ekstremisme, Tafsir, Garry Wills
-
ItemEFEK GAME ONLINE TERHADAP PELAKU REMAJA DI DESA BONDE KEC. CAMPALAGIAN(Repository STAIN MAJENE, 2024-06-05) MUHAMMAD SALEH ALIM