01 Jurusan Tarbiyah dan Keguruan
Permanent URI for this community
Jurusan Tarbiyah dan Keguruan lahir bersamaan dengan berdirinya Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene yang telah diresmikan langsung oleh Bapak Menteri Agama Republik Indonesia H. Lukman Hakim Saifuddin pada tanggal 12 Nopember 2016 di Kabupaten Majene. Dalam Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2016 pasal 10 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene disebutkan bahwa salah satu Jurusan di STAIN Majene adalah Jurusan Tarbiyah dan Keguruan.
Browse
Browsing 01 Jurusan Tarbiyah dan Keguruan by Issue Date
Results Per Page
Sort Options
-
ItemMASYARAKAT MERINDUKAN ORANG-ORANG YANG BERPUASA DAN MENSUCIKAN DIRI(Repository STAIN Majene, 2019-12) Suddin Bani
-
ItemSTRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEAGAMAAN PADA PESERTA DIDIK DI SDN NO. 062 INPRES SANDANGAN KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) MUHAMMAD ARHAMPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bentuk nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan pada peserta didik di SDN No. 062 Inpres Sandangan Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar, (2) Strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan pada peserta didik di SDN No. 062 Inpres Sandangan Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar, (3) Faktor penunjang dan penghambat dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada peserta didik di SDN No. 062 Inpres Sandangan Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan. (1) Bentuk nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan di SDN No. 062 Inpres Sandangan Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar adalah Nilai Ibadah dan Nilai Akhlak, (2) Strategi yang digunakan dalam penanaman nilai-nilai keagamaan pada peserta didik di SDN No. 062 Inpres Sandangan Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar yakni melalui pembiasaan dan keteladanan, (3) Faktor penunjang guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan di SDN No. 062 Inpres Sandangan yaitu kepala sekolah dan guru, sedangkan yang menjadi faktor penghambat di antaranya yaitu terbatasnya pengawasan pihak sekolah, kurangnya kesadaran peserta didik dan kurang memadainya sarana dan prasarana sekolah.
-
ItemPENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DALAM PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 6 SATAP PAMBOANG(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) RISMAPenelitian ini membahas penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII dalam pembelajaran PAI di SMPN 6 satap Pamboang. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) bagaimana hasil belajar peserta didik sebelum diterapakan model pembelajaran problem based learning? (2) bagaimana peningkatan hasil belajar peserta didik sesudah diterapakan model pembelajaran problem based learning? (3) apakah terdapat peningkatakan signifikan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah diterapakan model pembelajaran problem based learning? dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis pre-eksperimen desain dan desain penelitian one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Satap Pamboang berjumlah 19 peserta didik. Pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik sampel jenuh, pada penelitian instrumen yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Adapaun analisis yang data yang digunakan yaitu analisis dan deskriptif analisis inferensial. Hasil analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif diperoleh nilai rata-rata (mean) peserta sebelum diajar dengan model pembelajaran (problem based learning) sebesar 25,6842 dan nilai rata-rata(mean) sesudah diajar dengan model pembelajaran (problem based learning) sebesar 59,263, bedasarkan pengujian hipotesis menggunakan uji-t denngan taraf signifikansi 0,05 diperoleh thitung 9,9445 > ttabel 2,100 dan diperoleh hasil perhitungan SPSS 20 sign.< α= 0,05 (0,000<0,05) dalam artian H0 ditolak dan H1 diterima, dengan tingkat kepercayaan 95% dikatakan bahwa rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sebelum penerapan model pembelajaran problem based learning tidak sama dengan rata-rata nilai hasil belajar peserta didik sesudah penerapan model pembelajaran problem based learning. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar peserta didik susdah penerapan model pembelajaran problem based learning.
-
ItemANALISIS METODE PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AKIDAH DAN AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS X MADRASAH ALIYAH DDI BANUA(STAIN MAJENE, 2021) ABD RAHIMPermasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak pesera didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua,(2) bagaimana efektivitas metode dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliayah DDI Banua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Proses penelitian kualitatif ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah: (1) adanya beberapa metode pembelajaranyang diterapkan demi meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak pada peserta didik kelas X di Madrasah Aliyah DDI Banua, (2) Efektifitas metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua. (3) adanya faktor pendukung dan penghambat penerpan metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua Hasil pengamatan dari penerapan metode pada peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab. dalam penggunaan ketiga metode tersebut tampak bahwa metode pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman akidah dan khlak peserta didik adalah dengan menggunakan metode diskusi. Itu jelas dalam pengakuan peserta didik saat proses wawancara mengenai metode pembelajaran yang lebih diminati oleh peserta didik, dan jawaban mereka menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang sangat diminati adalah metode diskusi. Hasil dari wawancara ini dikuatkan dengan jawaban peserta didik yang tidak hanya satu atau dua orang yang mengatakan demikian akan tetapi peneliti melakukan wawancara sekitar lima orang peserta didik. Sementara itu pengakuan yang disampaikan oleh peserta didik juga didukung dengan adanya nilai yang diberikan oleh guru atau narasumber dalam menentukan metode pembelajaran, mana yang lebih efektif dalam penggunaan proses pembelajaran, jadi indikator sehingga pemahaman peserta didik dianggap meningkat adalah dengan adanya nilai yang diberikan oleh guru kepada peserta didik dalam penentuan ketiga metode pembelajaran tersebut. Dan adapun faktor pendukung dan penghambat proses pembelajran. faktor pendukung adanya komitmen kepala madrasah, sarana dan prasarana, dan diri sendiri. Faktor penghambat diantaranya fakkor LCD, lingkungan serta faktor diri sendiri.
-
ItemPENGARUH PENGAJARAN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP AKHLAK PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 TINAMBUNG(STAIN MAJENE, 2021) SAPPEAMIPenelitian ini berjudul pengaruh pengajaran mata pelajaran pendidikan agama Islam terhadap akhlak peserta didik di SMPN 2 Tinambung, dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pengajaran mata pelajaran pendidikan agama Islam terhadap akhlak peserta didik di SMPN 2 Tinambung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Hasil dari penelitian ini terdapat pengaruh pengajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak peserta didik di SMPN 2 Tinambung, yang artinya Ha di terima dan Ho di tolak. Hal ini dapat kita lihat dari hasil uji hipotesis menggunakan rumus regresi linier sederhana pada variabel X (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam) terhadap variabel Y yaitu pada nilai F hitung sebesar 10,663 dan nilai signifikan 0,002 selanjutnya dibandingkan dengan nilai F hitung dengan nilai F tabel pada df 1 sebesar 3,11. Dapat disimpulkan bahwa F hitung > F tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan melihat dari nilai signifikan yaitu 0,000 < 0,05%, dan nilai t hitung sebesar 3,265 > dari t tabel 1,663 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Besar pengaruh variabel X terhadap variabel Y itu sebesar 11,3%. Dari hasil yang peneliti peroleh dapat kita lihat bahwa pengajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Islam itu sangat penting untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah tersebut.
-
ItemTHE IMPLEMENTATION OF WHATSAPP GROUP IN EFL CLASSROOM (STUDY AT MAN 1 POLEWALI MANDAR)(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) SELVIANAHThis research aims to see the implementation of WhatsApp media in EFL Classroom. Researcher used qualitative descriptive data collection through observation to see the learning process that took place in WhatsApp group, then interviewed students and teacher, and finally documentation. Data analysis techniques in this research are data reduction, data presentation and conclusion drawing. From the research results, it can be seen that the learning process is divided into three stages, namely: 1) Planning, 2) Implementation which is divided into three stages, namely: opening, core and closing activities and 3) evaluation. In this case, students can still participate in the learning process using WhatsApp group and easily accessible, save quota and also have various features that teacher can choose to use in the learning process such as WhatsApp groups, chat messages, document files, videos or photos. In addition, there are still obstacles that faced by teacher and students such as teacher cannot observe directly, learning is not optimal, poor internet network, full cellphone memory or lack of understanding of the material. Keywords: WhatsApp, EFL Classroom, Pandemic Covid-19 Penelitian ini bertujuan untuk melihat implementasi media WhatsApp di EFL Classroom. Peneliti menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi untuk melihat proses pembelajaran yang berlangsung di grup WhatsApp, kemudian mewawancarai siswa dan guru, dan terakhir dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa proses pembelajaran terbagi menjadi tiga tahap yaitu: 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan yang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu: kegiatan pembukaan, inti dan penutup dan 3) evaluasi. Dalam hal ini siswa masih dapat berpartisipasi dalam proses pembelajaran dengan menggunakan grup WhatsApp serta mudah diakses, hemat kuota dan juga memiliki berbagai fitur yang dapat dipilih guru untuk digunakan dalam proses pembelajaran seperti grup WhatsApp, pesan chat, dokumen file, video atau foto. Selain itu masih terdapat kendala yang dihadapi guru dan siswa seperti guru tidak dapat mengamati secara langsung, pembelajaran tidak maksimal, jaringan internet yang buruk, memori handphone yang penuh atau kurangnya pemahaman terhadap materi.
-
ItemTHE USE OF CAKE LEARNING APPLICATION IN LEARNING SPEAKING SKILL OF THE TENTH GRADE STUDENTS OF MAN 1 MAJENE(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) MUH. MUHYIDDIN. R. MAHMUDMuh. Muhyiddin. R. Mahmud, The Use of Cake Learning Application in Learning Speaking Skill of The Tenth Grade Students of MAN 1 Majene. (Supervised by Rina Marliana and Achmad Taqlidul Chair Fachruddin). The objective of the research were to see the students’ responses in learning speaking through Cake Learning Application at MAN 1 Majene and the streghts and the weaknesses of the Cake Learning Application at MAN 1 Majene. This research used qualitative and the sample of this research is the first semester of tenth grade of exact one of MAN Majene of the academic 2020-2021. This research used purposive sampling to choosed samples and there are several indicators to choosed samples,(1) students must have a handphone, (2) students must have sufficient storage space to be able to download the application that the researcher provides, (3) students must have quota or WIFI, and (4) students must have confident to speak. Instruments of this research were observations, interview and documents. The students responses towards Cake Learning Application could see on interviews among researcher and students after using Cake Learning Application which is have good and positive responses. The strength of this application were provides a new vocabulary, provides subtitles where users can see where the word wrong, helped and easier for students to practice students’ speaking with native speakers and easier students to get the Cake Learning Application in Playstore. The weakness of this application were must have good network (must 4G or using WIFI) and the number of advertisement that appear.
-
ItemSTRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR’AN (BTQ) TERHADAP SISWA KELAS VII MTS DDI BARUGA(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) NURJANNAHPermasalaahn yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana strategi guru dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-qur’an (BTQ) terhadap siswa kelas VII MTs DDI Baruga, (2) Apa faktor pendukung dan penghambat guru dalam meningkatkan kemampuan baca tulis al-qur’an (BTQ) terhadap siswa kelas VII MTs DDI Baruga. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini adalah: terdapat peningkatan pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an terhadap keterampilan membaca dan menulis al-Qur’an bagi siswa kelas VII MTs DDI Baruga melalui strategi yang dipersiapkan oleh guru hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil penelitian bahwa siswa yang ditahap iqra ada dua puluh sembilan (29) siswa, tahap lanjutan empat puluh empat (44) siswa, tahap tajwid tiga puluh dua (32) siswa dan untuk tahfidz ada empat (4) siswa. Setelah ditindak lanjuti ada peningkatan yang baik dimana ditahap iqra sudah ada lima belas (15) siswa ketahap lanjutan sehingga tinggal empat belas (14) siswa, pada tahap lanjutan sudah ada 10 siswa ketahap tajwid sehingga tinggal lima puluh lima (55). Selanjutnya faktor pendukung guru dan siswa adalah tersedianya buku pedoman, adanya kegiatan ekstrakulikuler dan terdapat mata pelajaran lain selain Baca Tulis Al-Qur’an. Sedangkan faktor penghambat guru dan siswa adalah minimnya waktu, kurangnya alat media, pendidik yang sibuk kuliah dan tidak dapat dikontrol. Adapun faktor penghambat bagi siswa adalah kurangya kemauan belajar, mengikuti pergaulan yang salah, tidak percaya diri dan malas mengulangi kembali bacaannya.
-
ItemPENGARUH MATERI MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS IX MTs AWALUDDIN KUO KECAMATAN PANGALE KABUPATEN MAMUJU TENGAH(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) NURHIDAYATIKAPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana gambaran pembelajaran materi akidah akhlak terhadap pembentukan karakter peserta didik kelas IX MTs awaluddin Kuo, (2)Apakah ada pengaruh materi mata pelajaran akidah akhlak terhadap pembentukan karakterpeserta didik kelas IX MTs Awaluddin Kuo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang mengumpulkan data-data baik berupa angka ataupun gambar dengan menggunakan metode regresi linear sederhana melalui pendekatan chi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX MTs Awaluddin Kuo yang berjumlah 44 peserta didik. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi, dan observasi. Hasil dari penelitian ini ialah tidak ada pengaruh materi mata pelajaran akidah akhlak terhadap pembentukan karakter peserta didik kelas IX MTs Awaluddin Kuo yang dapat dilihat dari hasil perhitungan menggunakan analisis data regresi linear sederhana. Diketahui nilai F hitung sebesar 1,872 dan nilai sig. 0,178, selanjutnya dibandingkan dengan nilai F hitung dengan nilai F tabel pada df 1 sebesar 4,06. Dapat disimpulkan bahwa F hitung < F tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak melihat dari nilai signifikan yaitu 0,178 > 0,05%, dan juga nilai t hitung sebesar 1,368 < t tabel 2,021 maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, hal ini berarti tidak ada pengaruh materi mata pelajaran akidah akhlak (x) terhapat pembentukan karakter peserta didik (y), karena nilai t hitung 1,368 dianggap lebih kecil dari nilai t tabel 2,021. Maka hipotesis yang diterima dalam penelitian ini adalah hipotesis nihil (Ho).
-
ItemPERAN GURU PAI DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI TOLERANSI TERHADAP PESERTA DIDIK DI SMK BALANIPA KABUPATEN POLEWALI MANDAR(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) MUNAWWIR SARBIN NURpermasalahan yang di kaji dalam penelitian ini adalah : (1) bagaimana peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada peserta didik di smk negeri balanipa, (2) bagaimana bentuk nilai toleransi yang di inplementasikan di smk negeri balanipa. jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang mengutamkan pendeskripsian secara analis mengenai suatu peristiwa atau proses sebagaimana dalam lingkungan yang dialami untuk memperoleh makna yang mendalam dari wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadapdata yang berhasil dikumpulkan, kemudian dari data tersebut ditarik kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah. (1) Adanya peranan guru dalam menanamkan nilai nilai toleransi pada peserta didik di SMK negeri Balanipa, (2) Adanya bentuk nilai toleransi yang diimplementasikan Di SMK negeri balanipa. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa penanaman nilai nilai toleransi di SMK Negeri balanipa bukan menjadi hal yang sulit untuk dijalankan, karena telah memiliki keberagaman peserta didik. peras guru sebagai pendidik yaitu mentransfer ilmu pemgetahuan dalam proses pembelajaran, sekalogus memberikan teladan kepada peserta didik agar senantiasa dapat meneladani perilaku yang di lakukan oleh gurunya. Adapun nilai toleransi yang telah diimplementasikan di SMK Negeri balanipa yaitu pengintegrasian nilai toleransi pada materi pelajaran PAI dengan memberikan ayat-ayat yang berkenaan tentang toleransi, serta penerapan aturan atau tata tertib yang berorientasi pada sikap toleransi yang harus dijalankan di sekolah
-
ItemPENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS XI DI SMA NEGERI 2 MAJENE(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) SITI NURJANNAHSkripsi ini membahas tentang penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas XI di SMA Negeri 2 Majene, hal ini dilatar belakangi dengan maraknya kalangan remaja yang mulai melakukan perbuatan yang tidak terpuji, penggunaan narkoba, sex bebas hingga degrasi moral, maka dari itu perlu adanya integrasi nilai-nilai pendidikan karakter pada anak remaja, terutama pada proses pembelajaran pendidikan agama Islam dengan tujuan membentuk peserta didik berakhlakul karimah. Studi yang dimaksudkan untuk menjawab permasalahan bagaimana proses penanaman nilai-nlai pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas XI di SMA Negeri 2 Majene?. Permasalahan tersebut dibahas melalui studi lapangan yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Majene. SMA Negri 2 Majene khususnya kelas XI dijadikan sebagai sumber data untuk mendapatkan sebuah informasi tentang penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Data yang peroleh adalah menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan agama Islam kelas XI di SMA Negeri 2 Majene menggunakan beberapa metode diantaranya: metode diskusi dan metode tanya jawab, strategi yang digunakan oleh guru adalah baca buku, tutup buku, lafalkan dengan lantang, metode pembiasaan, dan metode keteladanan. Pendekatan yang digunakan dalam proses pembelajaran adalah pendekatan psikologis dan pemberian penguatan. Guru menerapkan kepada peserta didik analisis SWOT (strenght, weakness, opportunities, threat) untuk mengembangkan kepribadian peserta didik dan membentuk karakter yang Islami (berakhlakul karimah). Temuan dari hasil penelitian tersebut memberikan acuan untuk dilakukannya evaluasi dari pada sistem pembelajaran pendidikan agama Islam dalam proses pembinaan karakter peserta didik yang berakhaluk karimah.
-
ItemTHE USE OF VIDEO VLOG IN TEACHING SPEAKING SKILL OF 11TH GRADE STUDENTS OF SMK N 1 LUYO(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) UMY SYAHRA DEWIUmy Syahra Dewi, The Use Of Video Vlog In Teaching Speaking Of 11th Grade Students Of SMK Negeri Luyo. (Supervised by Nur Fadillah Nurchalis and Rina Marliana) The research aimed at finding out the effectiveness of using video vlog in improving the students’ speaking skill of SMK Negeri 1 Luyo.The objective of the research were to find out the effectiveness of using video vlog with used procedural text as a instrument in teaching speaking skill in SMK Negeri 1 Luyo. This research used Quasi-experimental with pre-test and post-test. In the pre-test, in the pre-test, the students were given the test in oral test "make a video vlog” about procedure text as an instrument of the test before giving treatment. In the treatment, the students got material about greetings, imperative statements, procedure text, and how to Vlog. The population of this research was XI grade of SMK Negeri 1 Luyo, and the total of population of this research was 86 students. The sample of the research of class XI was ATPH as experiment class and TBSM as a control class, in the class TBSM consists of 16 students and ATPH consists of 16 students. So, the number of samples in this research is 32 students. Improving the students speaking skills by using the video vlog effect can be seen on the score post-test was better than the students score in pre-test before the researcher gave the treatment. The mean students’ score of pre-test in experiment class was 41,5 which classified POOR classification, and the mean score of the pre-test in the control class was 39.5 which was classified Very Poor classification. The mean score post-test in Experiment class was 58,25 which classified FAIR classification and the mean score of post-test in control class was 41.00 which classified Poor classification. After getting this value, the researcher processes the value using SPSS to test the normality of the data in order to find or get a T-value, but after testing the normal data is considered not normally distributed, the significance value (Sig.) for all data is good on the Kolmogorov-Smirnov test. as well as the Shapiro-Wilk test <0.05, it can be said that the research data are not normally distributed . After doing the Wilcoxon test, get the following results Asymp.sig. (2-tailled) is 000 and its smaller than < 0,05 . So the researcher concludes that in this research the increase was not too significant. It can be concluded that there is an increase in student learning outcomes by using Video Vlog with students learning outcomes using conventional learning models.
-
ItemPERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENANAMKAN AKHLAK TERPUJI KEPADA PESERTA DIDIK DI MADRASAH TSANAWIYAH AL-QALAM TEPPO KABUPATEN MAJENE(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) ISMAILAkhlak merupakan salah satu hal yang paling penting dalam agama Islam. Peran guru Akidah Akhlak diharapkan mampu menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik. Adapun permasalahan pada judul skripsi penulis sebagai berikut: (1) Gambaran akhlak peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo, (2) Peranan guru Akidah Akhlak dalam menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo, (3) Faktor penghambat guru Akidah Akhlak dalam menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru Akidah Akhlak dalam menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo dan Faktor penghambat guru Akidah Akhlak dalam menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian kualitatif ini, menghasilkan data dekriptif berupa kalimat tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu membandingkan dengan semua data berbeda yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukan akhlak peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo masih rendah. Banyak peserta didik yang melanggar aturan kerapian, tata krama, Namun tutur sapa kepada sebahagian guru di madrasah sudah lumayan bagus. Peranan guru Akidah Akhlak dalam menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik di MTs. Al-Qalam di antaranya: (1) Sebagai pengajar, (2) Sebagai pembimbing, (3) Sebagai penasihat, (4) Sebagai teladan. Adapun faktor-faktor penghambat guru Akidah Akhlak dalam menanamkan akhlak terpuji kepada peserta didik di MTs. Al-Qalam Teppo di antaranya: (1) Kurangnya rasa hormat peserta didik terhadap guru, (2) Banyaknya peserta didik yang belum tuntas pelajaran agama, (3) Banyak kelas yang diajarkan guru, (4) Terbatasnya jam mengajar guru, (5) Terbatasnya pengawasan guru di madrasah.
-
ItemEFEKTIVITAS METODE MURAJA’AH DALAM MENGUATKAN HAFALAN AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN RUMAH TAHFIDZ AL-QUR’AN MIFTAHUL JANNAH KP TULU(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) BAHARUDDIN
-
ItemIMPLEMENTASI METODE INKUIRI TERBIMBING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS XI MADRASAH ALIYAH DDI MALUNDA KABUPATEN MAJENE(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) BUDIMANSkripsi ini adalah mengkaji tentang Implementasi Metode Inkuiri Terbimbing Untuk Menigkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Aliyah DDI Malunda Kabupaten Majene. Permasalahan dalam skripsi ini tentang Bagaimana implementasi metode inkuri terbimbing pada pelajaran Akidah Akhlak di MA DDI Malunda kabupaten Majene. Apakah faktor penghambat dan faktor pendukung penggunaan metode inkuiri terbimbing pada pelajaran Akidah Akhlak di MA DDI Malunda kabupaten Majene Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Prosedur penelitian kualitatif ini, menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa Implementasi metode inkuri terbimbing pada pelajaran Akidah Akhlak di MA DDI Malunda kabupaten Majene. Penddik sebelum memulai pelaksanaan pembelajaran Akidah Akhlak yaitu mempersiapkan RPP. Model pembelajaran, serta alokasi waktu. Pelaksanaannya dilakukan melalui enam langkah utama yaitu: pertama, orientasi yaitu membina suasanapembelajaran yang responsif. kedua, penerimaan dan pendefinisianmasalah,ketiga,pengembangan hipotesis, keempat, pengumpulandata, kelima, pengujian hipotesis, keenam, penarikan kesimpulan, Dengan demikian melalui langkah ini pendidik akan dapat mengumpulkaninformasi tentang penguasaan dan pemahaman peserta didik terhadapmateri yang telah diajarkan dan dapat meningkatkan hasil belajar. Faktor penghambat dan faktor pendukung penggunaan metode inkuiri terbimbing pada pelajaran Akidah Akhlak di MA DDI Malunda kabupaten Majeneyang meliputi: 1) interaksi antara peserta didik. 2)rasa penasaran dan keingintahuan peserta didik terhadap materipembelajaran. 3) segalamacam motivasi yang mendorong peserta didik untuk tetap semangatdalam belajar. 4) Didukung oleh fasilitas dari Madrasah yang lengkap.Sedangkan faktor penghambatnya adalah sebagai berikut: 1)ketidakberanian peserta didik dalam menjawab pertanyaan yang diberikanoleh pendidik. 2) tingkat perhatian dan konsentrasi peserta didik. 2)alokasi waktu pembelajaran Akidah Akhlak yang terbatas.
-
ItemPENGARUH PENGGUNAAN INTERNET TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS XI BAHASA DI SMA NEGERI 1 PAMBOANG(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) AYUNIAR RAMADHANIKedudukan guru di masa pandemi covid-19 tergantikan oleh internet dan otomatis proses pembelajaran di sekolah dialihkan kerumah masing-masing. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui ada pengaruh atau tidak ada pengaruh penggunaan internet terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Pamboang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan pendekatan Pedagogik. Hasil dari penelitian ini yaitu : “Tidak ada ada pengaruh penggunaan internet terhadap prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Pamboang” yang dapat dilihat dari hasil perhitungan menggunakan analisis data Regresi Linear Sederhana, diketahui nilai F hitung sebesar 0,274 dan nilai sig. 0,606, selanjutnya dibandingkan degan nilai F hitung dengan nilai F tabel pada df 1 sebesar 4,32. Dapat disimpulkan bahwa F hitung < F tabel maka Ho diterima dan Ha ditolak, melihat dari nilai signifikan yaitu 0,606 > dari nilai alpha 0,05 %, dan juga nilai t hitung sebesar 0,524 < dari t tabel 2,080 maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak, yang berarti tidak ada pengaruh penggunaan internet (x) terhadap prestasi belajar peserta didik (y) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, karena nilai t hitung 0,524 dianggap lebih kecil dari nilai t tabel 2,080. Maka hipotesis yang diterima dalam penelitian ini adalah hipotesis nihil (Ho). Implikasi penyusun dalam penelitian ini agar lebih efektif lagi dalam proses pembelajaran menggunakan internet sehingga hasil prestasi belajar peserta didik lebih maksimal lagi. Guru dan peserta didik dapat bekerja sama dengan baik dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran agar prestasi belajar peserta didik meningkat.
-
ItemAN ERROR ANALYSIS ON MA DDI BARUGA SECOND GRADE STUDENTS DESCRIPTIVE TEXT(STAIN MAJENE, 2021) SRI WAHYUNIIn this research, the researcher analyzed the students' writing descriptive text. Researchers used descriptive research methods with a qualitative approach. In addition, the researcher examined 25 student writing numbers, as an instrument to collect data. The researcher uses descriptive text type 2 paragraphs of writing to be the data presented. The final result that has been obtained is that all students have errors in writing descriptive text. Analyzing student assignments can have a positive influence on students' desire to improve their writing which shows the most errors, namely trivial errors in writing descriptive with the average error falling to three errors, namely Spelling, Meaningless and Punctualities with the highest scores, namely Spelling 66 errors and meaningless 34 and punctuation. 25.
-
ItemMOTIVASI ORANG TUA MEMILIH ANNANGGURU MARAWIAH SEBAGAI ANNANGGURU PANGAJI DI DUSUN PARA(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) MUH. YUZDIBanyaknya fenomena kenakalan remaja di dunia ini menandakan bahwa pada saat mereka usia dini kurang akan pemahaman agama dan kurangnyaperan orang tua dalam menjalankan tugas sebagai pendidik bagi anak.Tanggung jawab orang tua terhadap anaknya yaitu memberikan pendidikan yang bisa merubah anak menjadi lebih baik, berakhlakul karimah, menjadi anak yang patuh dan di banggakan orang tua dan menjalankan semua perintah yang di anjurkan oleh Allah Swt. Agar tanggung jawab ini terlaksana dan memperoleh hasil yang baik, maka orang tua wajib memberikan pendidikan tambahan selain pendidikan formal maupun nonformal, salah satunya memilihkan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) sebagai penunjang pengetahuan Agama di masa akan datang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : TPA (Taman pendidikan Al-Qur’an) annangguru Marawiah memiliki banyak peminat dikalangan orang tua di dusun para’. Hal ini disebabkan oleh keberhasilan annangguru marawiah dalam mendidik anak muridnya, Hubungan sosial Annangguru marawiah yang baik antar sesama masyarakat, serta keberhasilan Annangguru dalam membentuk karakter anak murid dan mendidik anak murid menjadi santri yang fasih dalam membaca ayat Al Quran .
-
ItemSTRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASA PANDEMI CORONAVIRUS DISEASE 2019 (STUDI KASUS PADA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 5 MAJENE)(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) AHMADPembelajaran masa pandemi covid-19 memiliki sejumlah permasalahan diantaranya smartphone, kuota, maupun jaringan. Hal inilah yang melatarbelakangi untuk melakukan penelitian terkait strategi pembelajaran PAI pada masa pandemi covid-19 kelas VIII SMP 5 Majene. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dekriptif, informan pada penelitian ini adalah guru PAI, kepala sekolah, dan tiga siswa SMPN 5 Majene. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penerapan pembelajaran PAI masa pandemi menggunakan sistem pembelajaran daring dan luring. Guru menyiapkan RPP dan LKPD, pembelajaran diawali dengan berdoa kemudian masuk pada inti pembelajaran, ditutup dengan membuat kesimpulan dan diakhiri dengan berdoa. Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan memberi tugas kepada siswa berupa lembar kerja; (2) Strategi pembelajaran mandiri (daring) dengan menginstruksikan peserta didik untuk mempelajari materi tertentu, menyimpulkannya, dan mengerjakan tugas. Strategi ekspositori (luring) dilaksanakan yakni guru menyampaikan inti-inti materi kepada siswa secara verbal atau lisan; (3) Kelebihan strategi pembelajaran mandiri yaitu siswa dirangsang untuk belajar mandiri, sedangkan kekurangannya adalah peserta didik kurang paham, mudah bosan/malas, aktivitas peserta didik yang tak terpantau, dan penilaian evaluasi yang kurang objektif. Kelebihan strategi ekspositori adalah peserta didik dapat terlibat aktif dan pembelajaran lebih mudah dimengerti, sedangkan kekurangannya adalah kondisi lingkungan belajar yang tak mendukung dan waktu pembelajaran yang sedikit.
-
ItemWASPADA TERHADAP PENYAKIT-PENYAKIT HATI(Repository STAIN Majene, 2021) Suddin Bani