Skripsi Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Skripsi Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam by Title
Results Per Page
Sort Options
-
ItemANALISIS FAKTOR YANG MENGHAMBAT PENYELESAIAN STUDI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANGKATAN 2019 STAIN MAJENE(Repository STAIN MAJENE, 2025-02-11) DANDI
-
ItemANALISIS HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK ANTARA PESERTA DIDIK YANG TINGGAL DI PONDOK DENGAN YANG TIDAK TINGGAL DI PONDOK PADA PESERTA DIDIK KELAS IX MTs DDI BARUGA(Repository STAIN Majene, 2025-02-21) SATRIA NPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hasil belajar peserta didik yang tinggal di pondok dengan yang tidak tinggal di pondok pada kelas IX MTs DDI Baruga pada mata pelajaran Akidah Akhlak?, 2) Faktor yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik yang tinggal di pondok dengan yang tidak tinggal di pondok kelas IX MTs DDI Baruga pada mata pelajaran Akidah Akhlak? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang mengungkap fakta berdasarkan data yang diperoleh di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi berupa foto atau rekaman suara. Pendekatan penelitian ini yaitu deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1)Hasil belajar peserta didik yang tinggal di pondok lebih tinggi dibanding yang tidak tinggal di pondok pada kelas IX MTs DDI Baruga pada mata pelajaran Akidah Akhlak. 2) Faktor Intrenal yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik yang tinggal di pondok dengan yang tidak tinggal di pondok pada kelas IX MTs DDI Baruga pada mata pelajaran Akidah Akhlak adalah minat belajar, motivasi, dan cara belajar sedangkan Faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar peserta didik yang tinggal di pondok dengan yang tidak tinggal di pondok pada kelas IX MTs DDI Baruga pada mata pelajaran Akidah Akhlak adalah lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat
-
ItemANALISIS KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING MAHASISWA YANG BERORGANISASI PADA PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI STAIN MAJENE(Repository STAIN MAJENE, 2025-03-03) RISMAWATIABSTRAK Nama : Rismawati NIM 10156120188 Program Studi: Pendidikan Agama Islam (PAI) Judul : Analisis Kemampuan Public Speaking Mahasiswa yang Berorganisasi pada Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) di STAIN Majene Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan public speaking mahasiswa yang berorganisasi pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene. Public speaking merupakan keterampilan berbicara di depan umum yang sangat penting bagi mahasiswa, terutama bagi calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Mahasiswa prodi PAI yang aktif dalam organisasi baik di dalam maupun di luar kampus menjadi subjek penelitian ini, karena kelompok mahasiswa ini secara intens mengembangkan kemampuan public speaking melalui kegiatan organisasi mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui tehnik observasi dan wawancara terhadap mahasiswa prodi PAI yang berorganisasi. Triangulasi sumber digunakan untuk memastikan keakuratan dan kevalidan data. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang berorganisasi pada prodi PAI memiliki kemampuan public speaking yang baik. Mereka mampu mengatasi ketakutan berbicara di depan umum, menggunakan bahasa tubuh untuk memikat perhatian audiens, serta menguasai topik pembahasan untuk memperkuat argumen mereka. Pengelolaan suara juga digunakan oleh mahasiswa untuk menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif. Faktor-faktor yang mendukung yaitu kesiapan mental, sikap yang tenang, pengelolaan suara, penguasaan topik dan pengalaman. Kemudian faktor penghambatnya yaitu belum terbiasa di depan umum, tidak menguasai materi dan kecemasan yang berlebihan. Kesimpulannya, berorganisasi memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kemampuan public speaking mahasiswa Prodi PAI di STAIN Majene.
-
ItemANALISIS KETIDAKDISIPLINAN PESERTA DIDIK KELAS V PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH PPPA GUPPI RANGAS(STAIN MAJENE, 2023) NURBARIAHPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah menganalisis ketidakdisiplinan peserta didik kelas V pada mata pelajaran akidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah PPPA Guppi Rangas dan cara mengatasi ketidakdisiplinan peserta didik kelas V pada mata pelajaran akidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah PPPA Guppi Rangas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan pada penelitian ini adalah pendidik wali kelas V, pendidik mata pelajaran akidah akhlak kelas V, dan peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah PPPA Guppi Rangas. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Kemudian, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini adalah dalam menganalisis ketidakdisiplinan peserta didik kelas V pada mata pelajaran akidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah, diketahui bahwa ada beberapa faktor ketidakdisiplinan peserta didik yaitu; dari peserta didik itu sendiri, dari keluarga dan dari sekolah. Ketidakdisiplinan dari dalam diri peserta didik diantaranya adalah terlambat masuk di kelas (karena jajan di kantin terkadang juga ikut-ikutan dengan teman), jajan saat proses pembelajaran sedang berlangsung (karena lapar), membuang sampah di sekitar tempat duduk (karena ada pendidik dan malas keluar), berpakaian kurang rapi (panas) dan suka melanggar aturan tata tertib sekolah/ kelas (misalkan bolos karena terlalu lama belajar). Faktor dari keluarga, pendukungnya adalah perekonomian (terkadang peserta didik tidak mau sekolah jika tidak ada uang jajan), dan faktor dari sekolah, pendukungnya adalah metode yang digunakan seorang pendidik dan ikut-ikutan dengan teman sebaya. Cara mengatasi peserta didik yang melakukan pelanggaran adalah memberikan hukuman kecil yang membangun peserta didik untuk tidak mengulanginya lagi. Hukuman yang diberikan diantaranya, membersihkan toilet, membuang sampah dan berdiri di depan teman-temannya dengan mengangkat satu kaki dan kedua tangan memegang kedua telinga.
-
ItemANALISIS KOMUNIKASI NONVERBAL PADA GURU PAI DALAM PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI LUTANG(Repository STAIN MAJENE, 2025-02-12) FATMAWATI SUBURIABSTRAK Nama : Fatmawati Suburi Nim : 10156120146 Program Studi : Pendidikan Agama Islam Judul Skripsi : Analisis Komunikasi Nonverbal Pada Guru PAI Dalam Pembelajaran Peserta Didik Tunarungu Di Sekolah Luar Biasa Negeri Lutang Komunikasi nonverbal adalah interaksi sesama manusia dengan menggunakan bahasa isyarat atau bahasa diam (silent). Komunikasi nonverbal merupakan proses antara dua orang di mana sebuah pesan dikirim melalui isyarat atau simbol tertentu. Contoh komunikasi nonverbal adalah ekspresi wajah, gerak tubuh dan lain-lain. Skripsi ini membahas tentang Analisis Komunikasi Nonverbal Pada Guru Pai Dalam Pembelajaran Peserta Didik Tunarungu Di Sekolah Luar Biasa Negeri Lutang. Adapun tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan tersebut “Bagaimana proses komunikasi nonverbal yang digunakan guru PAI kepada peserta didik Tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Lutang?” Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan adapun analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal yang digunakan guru PAI dalam pembelajaran meliputi (1) Kinesik atau gerakan tubuh Gerak tubuh tidak bisa terlepas dari komunikasi, selama komunikasi berlangsung tentu adanya gerak tubuh, begitu pula yang penulis amati di SLB Negeri Lutang, Guru dalam menyampaikan materi terkandung pesan kinesik atau gerak tubuh didalamnya. A) Pesan Fasial. B) Pesan gestural. C) Ejaan jari. D) Pesan postural. (2) Membaca ujaran. (3) Media. A) Media gambar/poster. B) Media pemutaran film. Kata Kunci: Komunikasi Nonverbal, Guru PAI, Peserta Didik Tunarungu
-
ItemANALISIS METODE PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AKIDAH DAN AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS X MADRASAH ALIYAH DDI BANUA(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2021) ABD. RAHIMPermasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak pesera didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua,(2) bagaimana efektivitas metode dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliayah DDI Banua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Proses penelitian kualitatif ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah: (1) adanya beberapa metode pembelajaranyang diterapkan demi meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak pada peserta didik kelas X di Madrasah Aliyah DDI Banua, (2) Efektifitas metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua. (3) adanya faktor pendukung dan penghambat penerpan metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua Hasil pengamatan dari penerapan metode pada peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab. dalam penggunaan ketiga metode tersebut tampak bahwa metode pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman akidah dan khlak peserta didik adalah dengan menggunakan metode diskusi. Itu jelas dalam pengakuan peserta didik saat proses wawancara mengenai metode pembelajaran yang lebih diminati oleh peserta didik, dan jawaban mereka menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang sangat diminati adalah metode diskusi. Hasil dari wawancara ini dikuatkan dengan jawaban peserta didik yang tidak hanya satu atau dua orang yang mengatakan demikian akan tetapi peneliti melakukan wawancara sekitar lima orang peserta didik. Sementara itu pengakuan yang disampaikan oleh peserta didik juga didukung dengan adanya nilai yang diberikan oleh guru atau narasumber dalam menentukan metode pembelajaran, mana yang lebih efektif dalam penggunaan proses pembelajaran, jadi indikator sehingga pemahaman peserta didik dianggap meningkat adalah dengan adanya nilai yang diberikan oleh guru kepada peserta didik dalam penentuan ketiga metode pembelajaran tersebut. Dan adapun faktor pendukung dan penghambat proses pembelajran. faktor pendukung adanya komitmen kepala madrasah, sarana dan prasarana, dan diri sendiri. Faktor penghambat diantaranya fakkor LCD, lingkungan serta faktor diri sendiri.
-
ItemANALISIS METODE PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN AKIDAH DAN AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS X MADRASAH ALIYAH DDI BANUA(STAIN MAJENE, 2021) ABD RAHIMPermasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak pesera didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua,(2) bagaimana efektivitas metode dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliayah DDI Banua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Proses penelitian kualitatif ini menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dan dari data tersebut diambil kesimpulan. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah: (1) adanya beberapa metode pembelajaranyang diterapkan demi meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak pada peserta didik kelas X di Madrasah Aliyah DDI Banua, (2) Efektifitas metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua. (3) adanya faktor pendukung dan penghambat penerpan metode pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua Hasil pengamatan dari penerapan metode pada peserta didik kelas X Madrasah Aliyah DDI Banua dalam meningkatkan pemahaman akidah dan akhlak adalah dengan menggunakan metode ceramah, metode diskusi, metode tanya jawab. dalam penggunaan ketiga metode tersebut tampak bahwa metode pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman akidah dan khlak peserta didik adalah dengan menggunakan metode diskusi. Itu jelas dalam pengakuan peserta didik saat proses wawancara mengenai metode pembelajaran yang lebih diminati oleh peserta didik, dan jawaban mereka menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang sangat diminati adalah metode diskusi. Hasil dari wawancara ini dikuatkan dengan jawaban peserta didik yang tidak hanya satu atau dua orang yang mengatakan demikian akan tetapi peneliti melakukan wawancara sekitar lima orang peserta didik. Sementara itu pengakuan yang disampaikan oleh peserta didik juga didukung dengan adanya nilai yang diberikan oleh guru atau narasumber dalam menentukan metode pembelajaran, mana yang lebih efektif dalam penggunaan proses pembelajaran, jadi indikator sehingga pemahaman peserta didik dianggap meningkat adalah dengan adanya nilai yang diberikan oleh guru kepada peserta didik dalam penentuan ketiga metode pembelajaran tersebut. Dan adapun faktor pendukung dan penghambat proses pembelajran. faktor pendukung adanya komitmen kepala madrasah, sarana dan prasarana, dan diri sendiri. Faktor penghambat diantaranya fakkor LCD, lingkungan serta faktor diri sendiri.
-
ItemANALISIS METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI PONDOK PESANTREN IHYAUL ULUM DDI BARUGA(STAIN MAJENE, 2023) BAKHTIAR ANASPermasalahan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana metode pembelajaran demonstrasi digunakan dalam meningkatkan hasil belajar didik pada mata Pelajaran fikih di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui lebih dalam tentang bagaimana penerapan pembelajaran demonstrasi dalam pembelajaran fikih sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah penelitian jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan metode pembelajaran demonstrasi terhadap hasil belajar fikih peserta didik kelas VIII A MTs Ihyaul Ulum DDI Baruga Kabupaten Majene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode demonstrasi dalam pembelajaran fikih nilai hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan di kelas VIII A MTs Ihyaul Ulum DDI Baruga Kabupaten Majene.
-
ItemANALISIS MUTU PROSES PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII DI SMP NEGERI 1 MAJENE(Repository STAIN Majene, 2025-02-21) ANDARULANGPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu proses pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Majene. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama, yaitu pembelajaran aktif, literasi baca tulis, penilaian proses dan hasil belajar, serta suasana belajar yang aman dan nyaman. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara dan dokumentasi. Sumber data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran aktif telah diterapkan melalui metode diskusi, tanya jawab dan kerja kelompok. Namun, partisipasi peserta didik belum merata, sehingga memerlukan variasi metode yang lebih inovatif. Kemampuan literasi baca tulis peserta didik berada pada tingkat dasar hingga menengah, dengan program literasi yang sudah ada perlu diperkuat melalui kegiatan terstruktur yang mendukung pemahaman mendalam. Penilaian proses dan hasil belajar telah dilaksanakan sesuai standar kurikulum, meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Meskipun demikian, penilaian berbasis proses masih memerlukan pengelolaan yang lebih konsisten, terutama dalam pemberian umpan balik kepada peserta didik. Suasana belajar yang aman dan nyaman secara umum sudah tercipta, namun kendala seperti pengelolaan peserta didik yang kurang fokus masih menjadi tantangan bagi guru. Secara keseluruhan mutu proses pembelajaran PAI kelas VII di SMP Negeri 1 Majene belum optimal, sehingga memerlukan peningkatan di berbagai aspek agar lebih baik.
-
ItemANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI “PAKKARINGII” PADA MASYARAKAT DESA TANDEALLO ULUMANDA(Repository STAIN MAJENE, 2025-02-20) IRAWATIABSTRAK Nama : Irawati NIM : 10156119215 Program Studi : Pendidikan Agama Islam Judul : Analisis Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Pakkaringii pada Masyarakat Desa Tandeallo Ulumanda Tradisi pakkaringii adalah suatu acara yang dilakukan setiap tahun pada awal pelaksanaan panen padi di kebun atau di ladang sebagai bentuk rasa syukur masyarakat karena telah dapat memanen padi pada tahun tersebut. Penelitian ini menjelaskan tentang nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam tradisi pakkaringii. Adapun pokok permasalahannya yaitu 1) Bagaiamana pelaksanaan tradisi pakkaringii pada masyarakat desa Tandeallo Ulumanda, dan 2) Bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi pakkaringii pada masyarakat desa Tandeallo Ulumanda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (field research) yang memusatkan perhatian permasalahan kehidupan sosial dalam kondisi yang nyata yang akan disusun secara terperinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi agama. Adapun informan dalam penelitian ini adalah masyarakat desa Tandeallo yaitu so’bo, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan toko pendidik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian, rangkaian pelaksanaan tradisi pakkaringii diawali dengan menyiapkan batteang, rakangang dan sebagainya hingga pada tahap akhir yaitu berdoa bersama. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang ada dalam tradisi pakkaringii adalah nilai pendidikan akidah, nilai pendidikan ibadah dan nilai pendidikan akhlak. Nilai akidah dalam tradisi pakkaringii terdapat pada bentuk kesyukuran masyarakat kepada Allah swt., atas nikmat yang didapatkan dalam satu tahun. Sedangkan nilai ibadah dalam tradisi pakkaringii terdapat pada bentuk praktik ritual agama seperti berdoa bersama. Sedangkan nilai akhlak dalam tradisi pakkaringii dapat dilihat ketika masyarakat mengundang tetangga-tetangganya untuk mengikuti acara tersebut guna untuk mempererat hubungannya kepada tuhannya maupun kepada sesamanya. Kata kunci : Nilai, Pendidikan Islam, Tradisi Pakkaringii.
-
ItemANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAMSTAIN MAJENE TENTANG PENTINGNYA PENDIDIKAN TINGGI BAGI KAUM PEREMPUAN(Repository STAIN Majene, 2024-10-29) NURMALIAPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pemahaman mahasiswa program studi PAI STAIN Majene tentang pentingnya pendidikan tinggi bagi kaum perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan desain penelitian jenis survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa prodi Pendidikan Agama Islam semester III angkatan 2022, dengan sampel berjumlah 50 orang yang diwakili 10 orang perempuan dari 5 kelas masing-masing. Peneliti menggunakan metode random samplingMetode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan oleh peneliti yang membahas tentang analisis pemahaman mahasiswa tentang pentingnya pendidikan tinggi bagi kaum perempuan menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa berada dalam kategori sangat tinggi yakni sangat paham karena memperoleh kriteria skor ideal 90,1%, karena berada dalam rentang 78% -95%, yang menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi.
-
ItemANALISIS PENERAPAN KAMIS RELIGI DALAM MENANAMKAN AKHLAK TERPUJI PESERTA DIDIK KELAS V SDN 036 BONDE POLEWALI MANDAR(Repository STAIN MAJENE, 2024-10-17) AHMAD NAUFAL HARIANTOABSTRAK Nama : Ahmad Naufal Harianto NIM : 10156120194 Program Studi : Pendidikan Agama Islam Judul : Analisis Penerapan Kamis Religi dalam Menanamkan Akhlak Terpuji Peserta Didik Kelas V SDN 036 Bonde Permasalahan pokok yang dikaji adalah penerapan kamis religi dalam menanamkan akhlak terpuji peserta didik kelas V SDN 036 Bonde dan faktor penghambat dan pendukung penerapan kegiatan kamis religi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan kamis religi dalam menanamkan akhlak terpuji peserta didik kelas V SDN 036 Bonde Polewali Mandar dan apa faktor penghambat dan pendukung penerapan kegiatan kamis religi di SDN 036 Bonde. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian Kualitatif Deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Metode penelitian yang digunakan adalah field research (penelitian lapangan). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunaka triangulasi sumber dan teknik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1). Kamis religi dalam penerapannya diawali dengan salat dhuha, berdzikir, bersolawat, penyampaian materi dan arahan mengenai akhlak terpuji yang berlandaskan pada buku ajar mata pelajaran PAI, ditutup dengan solawat lalu doa dan terakhir sedekah seikhlasnya. Dalam menanamkan akhlak terpuji guru memberikan contoh kepada peserta didik bagaimana membiasakan melakukan akhlak-akhlak terpuji di setiap harinya seperti sopan dan santun berbicara, me tabe’, peduli kebersihan sekolah, disiplin, mematuhi tata tertib sekolah, tidak mengejek teman, meminta izin ketika keluar kelas, aktif kegiatan keagamaan di sekolah. 2). Faktor pengambat yaitu beberapa program dalam kamis religi tidak terlaksana dengan rutin, Mushollah yang tidak memadai, dan materi yang belum terstruktur selanjutnya faktor pendukung yaitu dukungan kepala sekolah, dukungan orang tua, kemauan peserta didik dan sarana dan prasarana yang memadai. Kata Kunci: Penerapan, Kamis Religi, Menanamkan, Akhlak Terpuji, Peserta Didik
-
ItemANALISIS PENERAPAN METODE CERAMAH PLUS DEMONSTRASI DAN LATIHAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS III SDN 026 BANUA BARU(Repository STAIN Majene, 2025-02-21) Nur Azzikra WildaPenelitian ini bertujuan untuk menganalis penerapan metode ceramah plus demonstrasi dan latihan di kelas III SDN 026 Banua Baru. Permasalahan yang penulis angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode Ceramah Plus Demonstrasi dan Latihan pada mata pelajaran pendidikan agama islam di kelas IV SDN 026 Banua Baru. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan pedagogis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Sumber data menggunakan reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ceramah plus demonstrasi dan latihan di kelas IV SDN 026 Banua Baru, dilaksanakan dengan baik. Dengan memulai pembelajaran dengan metode ceramah terlebih dahulu menyampaikan materi secara lisan kepada peserta didik untuk menyampaikan informasi yang memerlukan penjelasan mendetail, dilanjutkan dengan demonstrasi dimana pendidik menunjukkan secara langsung cara melakukan sesuatu. dan diakhiri dengan latihan untuk memperkuat pemahaman peserta didik. Namun siswa mengalami beberapa kesulitan, dalam melihat dan mendengarkan demonstrasi serta keterbatasan waktu untuk memahami materi.
-
ItemANALISIS PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN BAGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHADAPI GENERASI ALPHA DI KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR(Repository STAIN Majene, 2025-02-21) ALFINA DAMAYANTIPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi generasi alpha di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan melalui pendekatan studi dokumen. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian ini berjumlah 2 (dua) orang yakni guru PAI SDN 013 Mojopahit dan SDN 014 Tangnga-Tangnga.. Hasil penelitian ini adalah unsur-unsur kegiatan PKB seperti pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif telah dilaksanakan oleh guru PAI di SDN 013 Mojopahit dan SDN 014 Tangnga-Tangnga. Guru PAI yang telah mengikuti PKB dalam pelaksanaan proses pembelajaran setelah menjalankan kegiatan pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif guru PAI menjadi lebih siap dihadapkan dengan karakteristik generasi alpha. Selain itu, bentuk pengembangan diri dalam menghadapi tantangan generasi alpha yakni guru juga harus mempunyai salah satu kemampuan menguasai bahasa internasional Salah satu karakteristik generasi alpha yang paling menonjol yakni erat kaitannya dengan teknologi, di dalam PKB sendiri guru PAI belajar banyak mengenai teknologi melalui workshop karya inovatif. Menurut kedua guru PAI yang telah mengikuti PKB kegiatan workshop karya inovatif sangat amat banyak membantu terutama dalam menghadapi generasi alpha dalam proses pembelajaran.
-
ItemANALISIS PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK DOSEN MATA KULIAH MEDIA DAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PRODI PAI STAIN MAJENE(Repository STAIN MAJENE, 2025-03-03) NURUL FADLIAHABSTRAK Nama : Nurul Fadliah Nim : 10156120202 Program Studi : Pendidikan Agama Islam Judul : Analisis Persepsi Mahasiswa Terhadap Kompetensi Pedagogik Dosen Mata Kuliah Media dan Teknologi Pembelajaran Prodi PAI STAIN Majene Penelitian ini bertujuan untuk menganalis persepsi mahasiswa terhadap kompetensi pedagogik dosen mata kuliah media dan teknologi pembelajaran Prodi PAI STAIN Majene. Kompetensi Pedagogik memiliki indikator yang meliputi pemahaman wawasan atau landasan kependidikan, pemahaman terhadap siswa, pengembangan kurikulum/silabus, perancangan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis, pemanfaatan teknologi pembelajaran, evaluasi hasil belajar (EHB), dan pengembangan siswa untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kompetensi pedagogik Dosen mata kuliah media dan teknologi pembelajaran Prodi PAI STAIN Majene mengatakan bahwa pemahaman wawasan atau landasan kependidikan yang dimiliki oleh Dosen tersebut sangat membantu mahasiswa, pemahaman terhadap mahasiswa dengan memberikan berbagai strategi sehingga membantu mahasiswa untuk memahami materi dengan baik, pengembangan kurikulum/silabus yang jelas membantu mahasiswa memiliki pemahaman yang jelas terhadap apa yang diharapkan sepanjang semester, perancangan pembelajaran dengan memberikan berbagai strategi dengan cara berdiskusi disetiap akhir perkuliahan sehingga membantu mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan dan harapan mahasiswa serta keterlibatan aktif mahasiswa dalam memberikan masukan juga meningkatkan kepuasan dan efektivitas pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis seperti kompetensi yang diidentifikasi mendukung pencapaian mahasiswa yang lebih efektif, pemanfaatan teknologi pembelajaran seperti penggunaan aplikasi desain sehingga mambantu mahasiswa meningkatkan kualitas tugas dan proyek, evaluasi hasil belajar (EHB) yang jelas seperti ujian tertulis dan membuat proyek membantu mahasiswa dalam memahami ekspektasi tugas dan ujian, dan pengembangan mahasiswa untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya serta membantu mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas mereka. Keywords : Kompetensi, Pedagogik, Persepsi Mahasiswa.
-
ItemBUDAYA METAWE’ (STUDI KASUS PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 5 MAJENE)(STAIN MAJENE, 2022) MIRA DELIANAPenelitian ini membahas tentang Budaya Metawe’ (studi kasus peserta didik di SMK Negeri 5 Majene). Adapun yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana budaya metawe’ peserta didik di SMK Negeri 5 Majene? Metawe’ adalah perilaku tata krama yang berarti minta permisi ketika melewati orang yang ada didepan dengan kata tawe’. Metawe’ tersebut diikuti dengan gerakan tangan kanan yang lurus ke depan mengarah ketanah. Makna dari perilaku orang mandar seperti demikian adalah bahwa kata tawe’ simbol dari upaya menghargai dan menghormati siapapun orang yang di hadapan kita, kita tidak boleh berbuat sekehendak hati. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif. Adapun sumber data dari penelitian ini adalah: Data primer, yaitu data yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan, observasi serta dokumen-dokumen dan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. Selanjutnya metode pengumpulan data yang dilakukan penulis melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya Metawe’ peserta didik di SMK Negeri 5 Majene tepatnya di Kab. Majene Provinsi Sulawesi Barat sudah menunjukkan metawe’ pada saat berinteraksi dengan orang lain seperti saling menghargai, mengingatkan, dan menghormati. budaya metawe’ merupakan kebudayaan orang Mandar dengan sikap dan gerakan seseorang dalam menanamkan nilai-nilai moral masyarakat Mandar. adat perilaku kesopanan masyarakat Mandar yang harus dijunjung tinggi yang melekat pada diri orang Mandar sendiri, bukan sebagai bentuk pencitraan agar merasa dirinya yang paling baik, akan tetapi inilah kodrat manusia untuk mempertahankan hidup dalam lingkungan masyarakat.
-
ItemDIAGNOSIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 6 MAJENE (STUDI KASUS) PADA PESERTA DIDIK “MR”(Repository STAIN Majene, 2025-02-21) SARMILALatar belakang masalah yang dikaji dalam penelitian ini terdapat peserta didik yang di duga mengalami kesulitan belajar. Hal tersebut tampak dengan keadaan peserta didik yang menunjukkan gejala kesulitan dalam proses belajar dan nilai peserta didik masih di bawah rata-rata dan belum memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah peserta didik yang berinisial “MR” di SMP Negeri 6 Majene, yang diduga mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, wawancara dengan guru mata pelajaran, dan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui pengmpulan data, reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik “MR” mengalami bentuk kesulitan belajar dalam memahami materi dasar seperti membaca Al-Qur’an, kesulitan mengingat dan menerapkan pengetahuan, kurangnya motivasi dan sikap acuh, kesulitan konstentrasi, sikap pasif terhadap tantangan serta kurangnya manajemen waktu dan belajar di rumah. Kesulitan ini ditandai dengan rendahnya hasil belajar peserta didik dan sikap kurang aktif dalam proses pembelajaran. Faktor penyebab kesulitan belajar “MR” meliputi faktor internal, seperti rendahnya minat dan kurangnya motivasi belajar, kurangnya pemahaman dasar, kurangnya konsentrasi, kebiasaan belajar yang tidak efektif, dan kurangnya percaya diri. Sedangkan faktor eksternal, seperti kurangnya perhatian orang tua/kurangnya dukungan belajar di rumah, penggunaan teknologi yang membuat peserta didi malas belajar, lingkungan belajar yang kurang kondusif, metode pembelajaran yang kurang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, serta minimnya sumber belajar
-
ItemDiajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) pada Program Stu di Pendidikan Agama Islam (PAI) Jurusan Tarbiyah dan Keguruan STAIN Majene(Repository STAIN MAJENE, 2024-06-12) MASNIABSTRAK Nama : Masni NIM : 10156119180 Prodi : Pendidikan Agama Islam Judul :Hubungan Dukungan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Peserta Didik di SMPN 1 Campalagian Prestasi belajar merupakan tolak ukur untuk mengetahui keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Namun untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam pembelajaran itu karena banyaknya perbedaan dari setiap individu diantaranya dipengaruhi dari faktor dan faktor internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan orang tua dengan prestasi belajar peseta didik khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX di SMPN 1 Campalagian. Teknik dalam pengambilan sampel yaitu Purposive sampling, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 sampel atau 19% dari keseluruhan peserta didik kelas IX sebanyak 180 populasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan korelasi product moment untuk menguji keeratan hubungan antara kedua variabel. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai kofisien korelasi sebesar 0,300 dengan nilai signifikansi sebesar 0,080 > 0,05. Hasil dari analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan positif yang signifikan dengan keeratan yang rendah atau lemah. Berdasarkan hasil nilai signifikan tersebut hipotesis H0 dinyatakan diterima dengan hasil tidak terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan orang tua dengan prestasi belajar PAI di SMPN 1 Campalagian dengan keeratan lemah atau rendah. Kata kunci : Dukungan, Orang tua, Prestasi belajar.
-
ItemEFEKTIFITAS METODE INDEX CARD MATCH DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS XI DKV 2 SMK NEGERI 5 MAJENE(Repository STAIN Majene, 2025-02-21) NURDINPermasalahan yang dikaji adalah: (1) Bagaimanakah hasil belajar peserta didik sebelum diterapkan metode index card match dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. (2) Bagaimanakah hasil belajar peserta didik sesudah diterapkan metode index card match dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. (3) Apakah metode index card match efektif dalam meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan pendekatan eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan tes dari sampel kelas XI DKV 2 SMKN 5 Majene sebanyak 30 peserta didik. Hasil belajar peserta didik sebelum penerapan metode index card match pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI DKV 2 SMKN 5 Majene, berada dalam kategori rendah dengan persentase sebanyak 100%. Hasil belajar peserta didik sesudah diterapkan metode index card match pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI DKV 2 SMKN 5 Majene, berada dalam kategori tinggi dengan persentase sebanyak 83%, dan yang berada dalam kategori sangat tinggi dengan persentase sebanyak 13%. Terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah di terpkan metode index card match yaiyu berdasarkan uji hipotesis bahwa H1 diteima dan H0 ditolak.
-
ItemEFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI TERHADAP PENINGKATAN ASPEK KOGNITIF PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS VIII MTs P3AGUPPI RANGAS(REPOSITORI STAIN MAJENE, 2023) NURAEDA. SPermasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah proses penerapan model pembelajaran artikulasi dapat meningkatkan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII MTs. P3A Guppi Rangas dan (2) Apakah terdapat efektivitas penerapan model pembelajaran artikulasi terhadap peningkatan hasil belajar kognitif pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTs. P3A Guppi Rangas. Jenis penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif yang memperoleh data berdasarkan lapangan.Prosedur penelitian kuantitatif ini, menghasilkan data berupa angka yang diperoleh dari responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan test tertulis, observasi dan dokumentasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dalam proses penerapan model pembelajaran artikulasi terdapat peningkatan kognitif pada pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII MTs. P3A Guppi Rangas; danefektivitas model pembelajaran artikulasi terhadap peningkatan hasil belajar kognitif dalam pembelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII MTs. P3A Guppi Rangas. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan uji pre test menunjukkan bahwa dari 24 peserta didik terdapat 4 yang memiliki kemampuan kognitif yang sangat rendah dengan persentase 16,6%, sedangkan 13 peserta didik yang memilki kemampuan kognitif rendah dengan hasil persentase 54,1%, dan 7 peserta didik yang memilki kemampuan kognitif sedang dengan hasil persentase 29,1%. Hasil uji nilai post test menunjukkan bahwa dari 24 responden 8 peserta didik memiliki kemampuan kognitif sedang dengan hasil persentase 33,3%, sedangkan peserta didik yang memiliki jumlah 14 dengan kemampuan kognitif nilai tinggi memiliki hasil persentase 58,3% dan 2 peserta didik yang memiliki kemampuan kognitif nilai sangat tinggi dengan hasil persentase 8,3%. Hal ini bahwa pada penerapan model pembelajaran artikulasi memiliki peningkatan dapat dilihat dari hasiluji hipotesis yang menunjukkan bahwa nilai sig 2-tailed sebesar 0,000 < 0,005, sehingga hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak, artinya bahwa terdapat efektivitas penerapan model pembelajaran artikulasi terhadap peningkatan aspek kognitif pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas VIII MTs P3A Guppi Rangas.